(Taiwan – ROC) Forum Kerjasama Pasar Modal Taiwan-Jepang digelar hari ini tanggal 22, Ketua Komisi Penasihat Finansial (FSC), Tseng Ming-chung dalam kata sambutanya menyampaikan, FSC akan memasukan globalisasi pasar modal Taiwan sebagai proyek penting, juga berharap adanya pembahasan lebih lanjut transaksi pasar saham Taiwan-Jepang, apakah memungkinkan adanya platform perdagangan lintas batas langsung agar “Penerobos Taiwan-Jepang” dapat segera terwujud.
Saat ini penginvestasi umum Taiwan hanya dapat melalui perantara untuk melakukan transaksi saham Jepang, Tseng Ming-chung beranggapan, jika dapat melakukan transaksi langsung, ini tidak hanya meningkatkan efisiensi, juga dapat menekan biaya bahkan bisa memperoleh informasi yang lebih transparan bagi pemahaman Taiwan, perputaran di pasar modal Taiwan Jepang, investasi publik juga semakin luas.
Ketua Japan Exchange Group, Atsushi Satio dalam kata sambutannya menyampaikan, saat ini pemegang terbesar pasar saham Jepang adalah investor asing, menduduki 31%, untuk pemegang saham eceran Jepang dalam beberapa tahun ini masih terus bertahan kurang lebih 20%, tidak ada perubahan besar; sementara nilai pasar saham Jepang mencapai US$4,5 trilliun, besaran transaksi setiap tahunnya berkisar US$6,5 trilliun.
Terhadap peningkatan kerjasama pasar modal Taiwan-Jepang, Atsushi Satio ketika diwawancarai menyampaikan, kerjasama pasar saham bilateral sudah pasti dapat dibicarakan, sementara, Presdir Bursa Saham Taiwan, Li Shu-de juga mengemukakan, Bursa saham Taiwan-Jepang pada tahun 2000 telah menandatangani Nota Kesepahaman (MOU), kedua belah pihak juga terus melakukan pembahasan kemungkinan meningkatkan kerja sama pasar saham bilaterah, agar investor public Taiwan dapat lebih mudah melakukan transaksi saham Jepang di Taiwan, dan investor Jepang juga dapat melakukan transaksi saham Taiwan di Jepang.