(Taiwan – ROC) Dampak dari masa lulusan baru, jumlah pengangguran bulan Juli yang diumumkan Direktoral Jenderal Budjet Akuntansi dan Statistik (DGBAS) tanggal 22 bertambah 13 ribu orang dari bulan sebelumnya menjadi 464 ribu orang, tingkat penggangguran menjadi 4,02%, meningkat 0,1% dari bulan Juni, tetapi untuk periode bulan yang sama selama 14 tahun terakhir ini, angka ini merupakan yang paling kecil. DGBAS memperkirakan tingkat pengangguran Agustus akan tetap naik, tetapi untuk bulan September baru kemungkinan turun.
Wakil ketua DGBAS, Luo Yi-ling menyampaikan, kalau dilihat situasi masa kelulusan antara bulan Mei hingga Agustus, biasanya naik sekitar 0,2% hingga 0,4%, tetapi tahun ini jumlah kenaikan Mei hingga Juli hanya 0,11%, jumlah penggangguran lebih baik dari sebelumnya. DGBAS memperkirakan untuk bulan Agustus tingkat pengangguran akan meningkat lagi, tetapi akan menurun di bulan September.
Luo Yi-ling mengatakan: Jumlah pada bulan Mei hingga Juli tahun ini menunjukkan kenaikan sebesar 0,11%, tentu kami memperkirakan untuk Agustus masih akan naik, tetapi jumlah peningkatannya masih tergolong rendah dari standar yang ada, untuk itu dipengaruhi masa kelulusan dimana mereka yang lulus mencari pekerjaan membuat situasi tingkat pengangguran meningkat. Jika perkembangan ekonomi stabil, biasanya untuk September tingkat pengangguran akan menurun.
DGBAS juga menekankan, tingkat pengangguran Juli yang rata-rata pengangguran mingguan sebesar 24,2 pekan, lebih pendek 1,3 pekan dibandingkan bulan sebelumnya; untuk mereka yang baru pertama kali mencari kerja sebesar 21,2 pekan, lebih singkat 3,6 pekan, menunjukkan angka paling rendah selama 6 tahun terakhir, hal ini memperlihatkan membaiknya situasi ekonomi sehingga lapangan pekerjaan di bulan Juli bertambah.
Pada bagian upah, gaji secara umumnya untuk bulan Juni sebesar NT$38.197,- naik 0,24%, peningkatan tahunan sebesar 1,8%. Rata-rata gaji dari bulan Januari hingga Juni sebesar NT$37.965, meningkat 1,46% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.