History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Gempa Magnitudo 6,0 Melanda Hualien, Guncangan Dirasakan di Hampir Seluruh Taiwan

  • 20 June, 2022
  • 陳志勇
Gempa Magnitudo 6,0 Melanda Hualien, Guncangan Dirasakan di Hampir Seluruh Taiwan
Gempa Magnitudo 6,0 Melanda Hualien, Guncangan Dirasakan di Hampir Seluruh Taiwan (Foto: Website CWB)

(Taiwan, ROC) - Gempa magnitudo 6,0 melanda Kabupaten Hualien di Taiwan timur pada pukul 9:05 Senin pagi, mengguncang sebagian besar wilayah di seluruh pulau. Hingga batas waktu berita ini, tidak ada laporan tentang kerusakan atau cedera akibatnya.

Biro Cuaca Sentral (CWB) melaporkan, pusat gempa terletak 37,7 km selatan-barat daya Balai Kabupaten Hualien, pada kedalaman 6,8 km.

Pusat Seismologi CWB mengatakan, intensitas gempa yang mengukur efek sebenarnya dari gempa, mencatat tingkat tertinggi di Kabupaten Hualien yakni 5-lemah pada skala intensitas 7 tingkat di Taiwan.

Intensitas 4 tercatat di kabupaten Taitung dan Nantou; intensitas 3 di Taichung, Kabupaten Chiayi, Kabupaten Yunlin, Kabupaten Yilan, Kabupaten Changhua, Kota Chiayi, Tainan dan New Taipei; sementara wilayah lain di Taiwan mencatat tingkat intensitas 1 atau 2.

Ketua Pusat Seismologi Chen Kuo-chang (陳國昌) menganalisis, “Ini adalah gempa magnitudo 6 ke atas yang keenam pada tahun ini. Lembah Hualien Taitung sendiri adalah sebuah celah berukuran besar, disebut sebagai Celah Lembah Hualien Taitung. Celah ini adalah tempat pertemuan lempeng, tidak banyak gempa yang terjadi di daerah ini, maka akumulasi energi selama bertahun-tahun seharusnya cukup banyak. Tapi karena terletak di sisi barat lembah dengan struktur geologis yang relatif kaku, sehingga membutuhkan waktu lebih panjang untuk melepaskan energi.”

Dari enam gempa magnitudo 6 ke atas yang terjadi tahun ini, tiga berhubungan dengan gempa magnitudo 6,7 yang melanda Desa Changbin di Taitung pada 23 Maret. Menurut Chen, frekuensi gempa ini adalah dua kali lipat dari catatan rata-rata, hanya lebih sedikit dari frekuensi gempa pada tahun 1999, maka disinyalir bahwa 2022 akan menjadi tahun dengan gempa terbanyak kedua sejak Gempa Dahsyat 9-21.

Komentar

Terbarumore