History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

MOE: Tingkat Kelahiran yang Rendah Menyebabkan Penurunan Jumlah Siswa yang Signifikan

  • 20 June, 2022
  • 陳志勇
MOE: Tingkat Kelahiran yang Rendah Menyebabkan Penurunan Jumlah Siswa yang Signifikan
MOE: Tingkat Kelahiran yang Rendah Menyebabkan Penurunan Jumlah Siswa yang Signifikan

(Taiwan, ROC) - Tingkat kelahiran yang rendah akan menyebabkan penurunan jumlah siswa yang signifikan di Taiwan, di mana populasi siswa sekolah dasar (SD) diperkirakan turun rata-rata 20.000 orang per tahun, mulai tahun 2022 hingga tahun 2037.

Berdasarkan laporan yang dirilis Minggu oleh Kementerian Pendidikan (MOE), pada tahun 2037 nanti, hanya akan ada 867.000 siswa yang terdaftar di SD Taiwan, berkurang 40,5% dibandingkan tahun 2011.

Untuk sekolah menengah, jumlah siswa sekolah menengah pertama (SMP) diperkirakan berkurang 8.800 per tahun selama 15 tahun ke depan dan turun menjadi 446.000 orang pada tahun 2037; untuk sekolah menengah atas (SMA), jumlah siswa akan berkurang sekitar 10.400 per tahun selama periode yang sama untuk mencatat hanya 463.000 orang pada tahun 2037; sedangkan untuk perguruan tinggi dan universitas, jumlah siswa baru akan berkurang 2.900 orang setiap tahun mulai tahun 2022 menjadi 177.000 orang pada tahun 2037.

Tren penurunan populasi siswa Taiwan mungkin kurang signifikan untuk pendidikan lebih tinggi karena ada sumber siswa yang lebih beragam, jelas Kementerian Pendidikan.

Untuk diketahui, Taiwan mencatat penurunan populasi untuk pertama kalinya pada tahun 2020 seiring dengan terus dicatatnya tingkat kelahiran yang rendah dan populasi yang menua. Menurut statistik resmi terbaru, total populasi Taiwan pada akhir Mei adalah 23.196.178 jiwa, berkurang 1,29% atau 302.892 jiwa dari bulan yang sama tahun lalu.

Komentar

Terbarumore