History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Menteri Pertahanan Inggris Kunjungi Ukraina Memastikan Ketersediaan Bantuan Militer

  • 11 June, 2022
  • 譚雲福
Menteri Pertahanan Inggris Kunjungi Ukraina Memastikan Ketersediaan Bantuan Militer
Menteri Pertahanan Inggris Kunjungi Ukraina Memastikan Ketersediaan Bantuan Militer

        (Taiwan, ROC) – Kementerian Pertahanan Inggris pada hari Jumat tanggal 10 Juni waktu setempat mengumumkan bahwa Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace telah melakukan perjalanan ke Ukraina pada pekan ini, dan melakukan pertemuan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Menteri Pertahanan Oleksii Reznikov, guna memastikan ketersediaan bantuan militer dari pihak Inggris, agar dapat terus memenuhi kebutuhan yang sebenarnya di medan perang.

Sebuah sumber kemiliteran Ukraina membeberkan kepada media CNA, secara keseluruhan hingga awal bulan Juni, bantuan militer Barat hanya mampu memenuhi kurang dari 10% kebutuhan pertahanan tentara Ukraina, dimana hal ini menjadi sebuah masalah yang cukup pelik dan sangat sulit untuk melakukan serangan balasan yang kuat. Selain kinerja, "Kuantitas" senjata dan amunisi bantuan militer juga sangat penting. Adapun hasil yang berhasil dicapai oleh tentara Rusia sejauh ini,  terutama bergantung pada keunggulan kuantitatifnya dalam daya tembak.

Sebelum dan sesudah insiden yang terjadi, Kementerian Pertahanan Inggris tidak mengumumkan waktu keberangkatan secara resmi Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace ke Ukraina, hanya menjelaskan bahwa kunjungan ke Ukraina oleh Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace, agar dapat lebih memahami lini pertama tentang kebutuhan tentara Ukraina, sehingga mampu memberikan bantuan melawan tindakan invasi dan kebrutalan yang dilakukan oleh pihak Rusia.

Kementerian Pertahanan Inggris menyatakan bahwa karakteristik perang Rusia-Ukraina dan situasi di garda terdepan terus berubah setiap saat, dan dukungan Inggris ke Ukraina juga harus beradaptasi dengan situasi, dan akan terus memberikan bantuan kepada Ukraina, khususnya kebutuhan alutsista yang efektif dan melakukan koordinasi dengan operasi bantuan militer internasional lainnya.

Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengunjungi Ukraina selama dua hari dan bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Menteri Pertahanan Oleksii Reznikov berturut-turut di ibu kota, Kyiv. Ketiganya membahas persenjataan dan pelatihan yang mungkin dibutuhkan Ukraina sekarang dan di masa depan, dan sepakat untuk meningkatkan interaksi satu sama lain.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Oleksii Reznikov mengunjungi Kementerian Pertahanan Inggris pada bulan Maret lalu, kemudian dilanjutkan pada bulan April. Adapun kunjungan tersebut berupa delegasi politik dan militer dari pihak Ukraina ke Inggris. Pihak satuan kemiliteran Ukraina pergi ke kamp Angkatan Bersenjata Inggris untuk berdiskusi dengan pihak Inggris, memilih persenjataan yang diperlukan di tempat , dan mendapatkan pelatihan terkait.

Kementerian Pertahanan Inggris menunjukkan bahwa Inggris adalah negara Eropa pertama yang memberikan Ukraina senjata termodern, dan telah memberikan bantuan militer senilai lebih dari 750 juta poundsterling, termasuk rudal anti-baju besi dan sistem pertahanan udara.

Selain itu, Inggris telah memainkan peran kunci dalam mengkoordinasikan bantuan militer internasional ke Ukraina, termasuk memimpin penyelenggaraan dua konferensi bantuan militer internasional untuk mengkoordinasikan operasi terkait di antara 35 negara yang ikut serta. Royal Air Force juga membantu pengiriman bantuan militer dari negara-negara lain ke Ukraina.

Inggris belum lama ini mengumumkan bahwa mereka akan menyumbangkan sejumlah sistem roket ganda jenis M270 kepada pihak Ukraina, yang dapat secara tepat mencapai target dalam jarak 80 kilometer dari jangkauan untuk membantu melawan artileri jarak jauh yang digunakan oleh pihak kemiliteran Rusia, takkala melakukan serangan tanpa pandang bulu. Pasukan Ukraina akan dilatih di Inggris untuk mengoperasikan sistem tersebut.

Komentar

Terbarumore