(Taiwan, ROC) – Chairperson perusahaan minyak Taiwan (CPC Corporation), Lee Shun-chin kemarin (12/4) mengklarifikasikan, pihaknya sejak tahun lalu terus menanggung sendiri kenaikan harga minyak dan gas alam, untuk biaya gas alam tahun ini saja menanggung biaya mencapai NT$ 51, 7 milyar, akan tetapi hingga saat ini kenaikan harga gas alam per barrel terus ditahan, kenaikan hanya diberlakukan untuk pemakai listrik rumah tangga sebesar 10%, diprakirakan nilai kerugian yang harus ditanggung lebih dari setengah modal, akan menembus NT$ 65 milyar, saat bersamaan menggelar rapat direksi sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Wang Mei-hua dalam sidang peninjauan anggaran dana Yuan Legislatif beberapa hari lalu mengatakan, belakangan ini harga minyak global agak menurun, akan terus memantau perkembangan harga minyak dengan cermat, bersama CPC Coorporation memahami kondisi harga minyak dan gas, pemerintah tidak akan membiarkan CPC bangkrut.
Wang Mei-hua mengatakan 220413-02, “Pemerintah tidak akan pernah membiarkan CPC bangkurt. (wartawan: apakah ada cara lain untuk mengurangi kerugian yang dialami CPC, misalkan saat ini gas alam untuk pemakaian rumah tangga naik 10%, apakah ada kemungkinan skala kenaikan menjadi 15% hingga 20%?) Kami memang membiarkan CPC menerapkan kenaikan untuk pemakai rumah tangga, bulan lalu naik 10%, dikarenakan setiap tahun CPC juga melakukan evaluasi, mendapat laporan obyektif dari CPC sebagai bahan pertimbangan.”
Mengenai media yang mempertanyakan parpol oposisi Kuomintang (KMT) meragukan kebijakan Yuan Eksekutif program “setiap kelas disediakan AC pendingin”, saat bersamaan juga ada “setiap kelas ada pembatasan penggunaan listrik”, Wang Mei-hua menegaskan, dalam sistem pengendalian sumber energi ada kausal mempromosikan “setiap kelas disediakan AC pendingin”, menyisipkan fasilitas sumber energi surya yang bertujuan agar pihak sekolah memiliki solusi terhadap kuota listrik karena memakai fasilitas AC pendingin. Wang menambahkan pihak sekolah tidak diwajibkan untuk menyediakan fasilitas AC pendingin, semua tergantung pada kesediaan pihak sekolah, misalkan pada periode tertentu atau letak sekolah di lokasi yang lebih sejuk, jumlah murid tidak banyak, maka tidak perlu diwajibkan memasang AC pendingin di dalam kelas, bagi yang bersedia ikut dalam program ini, bukan berarti wajib membuka AC pendingin, hanya ditentukan pengaturan suhu AC pendingin berkisar antara 27-28 derajat.