History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Yang Chin-long: Taiwan Menghadapi Tekanan Inflasi Bukan Stagflasi

  • 10 March, 2022
  • 鄭蕙玲
Yang Chin-long: Taiwan Menghadapi Tekanan Inflasi Bukan Stagflasi
Yang Chin-long: Taiwan Menghadapi Tekanan Inflasi Bukan Stagflasi

(Taiwan, ROC) Sidang komite keuangan Yuan Legislatif pada hari Kamis ini(10/3) mengundang Gubernur Bank Sentral Yang Chin-long untuk diinterpelasi. Dalam laporan tertulis, Yang Chin-long mengangkat, berkaitan dengan dampak perang Rusia-Ukraina terhadap perkembangan ekonomi Taiwan tidak begitu signifikan, termasuk untuk finansial juga masih dalam kondisi terkendali, namun akan terjadi kenaikan harga untuk sumber energi dan makanan dalam negeri, ditambah dengan tekanan inflasi. Apakah Taiwan akan terjadi stagflasi? Yang Chin-long lebih lanjut menambahkan, stagflasi yang menandakan ekonomi tidak tumbuh, akan tetapi pada dasarnya ekonomi Taiwan dalam kondisi cukup baik, harga barang masih terkendali dan stabil.

Yang Jin-lung mengatakan, “tahun lalu skala peningkatan 1,96% saya merasa ini lumayan baik, dibandingkan dengan negara lainnya, Anda ketahui untuk Amerika 5%, Eropa dan Inggris juga sama, sementara kita bandingkan dengan harga barang pada tahun 2008 ada 3,5%, saat ini 2% jadi semestinya cukup baik.”

Anggota kaukus Kuomintang (KMT) Lin De-fu mempertanyakan, pertumbuhan upah riil Taiwan melambat, tekanan inflasi domestik meningkat, apakah indeks kesengsaraan semakin meningkat? Yang Chin-long merespons “ada kemungkinan”, akan tetapi indeks harga konsumen tahun ini diprakirakan naik 2%, apabila pertumbuhan gaji di atas 4%, agar dapat menyeimbangkan dengan skala kenaikan harga barang. Berkaitan dengan langkah yang diambil pemerintah untuk menstabilkan harga barang, apakah setelah kebijakan ini berakhir harga barang langsung melonjak? Yang Chin-long beranggapan DGBAS harga barang untuk kuartal kedua secara bertahap akan lebih stabil, kemudian secara perlahan-lahan stagnan untuk mengurangi dampak pada harga barang dalam negeri.

Berkaitan dengan Gubernur Bank yang membuka rapat direksi, apakah akan menaikkan suku bunga? Yang Chin-long sekali lagi menekankan, kedepan akan mempertimbangkan 3 unsur, yakni skala peningkatan inflasi dalam negeri, revitalisasi kebutuhan industri domestic dan kebijakan moneter bank sentral internasional, yang akan ditinjau rapat direksi baru mengambil keputusan.

Komentar

Terbarumore