History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

“Konferensi Perdagangan Taiwan – Jepang” Digelar Hari ini

  • 11 January, 2022
  • 尤繼富
“Konferensi Perdagangan Taiwan – Jepang” Digelar Hari ini
“Konferensi Perdagangan Taiwan – Jepang” Digelar Hari ini

(Taiwan, ROC) --- Konferensi perdagangan Taiwan dengan Jepang ke-45 dihelat secara virtual pada Selasa hari ini (1/11). Pidato pembukaan hari ini disampaikan oleh Ketua Asosiasi Hubungan Taiwan – Jepang - Chiou I-jen (邱義仁), dan Kepala Perwakilan Jepang di Taiwan - Ohashi Mitsuo.

Semenjak tahun 1975, “Konferensi Perdagangan Taiwan – Jepang” digelar setiap tahunnya secara bergantian, yakni di Taipei atau Tokyo. Semenjak tahun 2019, konferensi tersebut kembali dihelat di Taipei pada tahun ini.

Dalam pidatonya, Chiou I-jen menyampaikan, pertemuan ini harus kembali tertunda akibat COVID-19. Kedua belah pihak telah mengatasi berbagai hambatan yang ada. Melalui jaringan virtual, perhelatan konferensi penting ini dapat kembali diselenggarakan dengan penuh makna.

Chiou I-jen menuturkan, semenjak bergabung dengan CPTPP, otoritas Jepang telah memainkan peran yang sangat penting. Taiwan mengucapkan terima kasih yang mendalam atas dukungan partai penguasa maupun oposisi Jepang, saat Taiwan mengajukan aplikasi untuk bergabung dengan CPTPP.

Chiou I-jen mengatakan, “Taiwan memainkan peranan penting bagi rantai pasokan global dan ekonomi perdagangan dunia. Jika dapat bergabung dengan CPTPP, maka hal itu dapat meningkatkan pentingnya dan visibilitas dari perjanjian ini terhadap perdagangan dunia. Kami berharap agar kedua belah pihak dapat memulai pembicaraan membahas partisipasi Taiwan dalam CPTPP. Dengan demikian, hubungan kerja sama kedua belah pihak akan lebih menyeluruh.”

Dalam pidatonya, Kepala Perwakilan Jepang di Taiwan - Ohashi Mitsuo menyampaikan, Taiwan dengan Jepang memiliki jalinan kerja sama yang sangat mendalam, terutama di sektor semikonduktor. Pada saat yang sama, Ohashi Mitsuo juga berharap agar Taiwan dapat segera menuntaskan permasalahan impor makanan dari 5 kabupaten di Fukushima, dengan tetap berdasar pada data ilmiah dan standar internasional. Yang mana hal ini telah dilakukan oleh negara-negara besar, seperti Eropa dan Amerika Serikat.

Ohashi Mitsuo melanjutkan, jika Taiwan mencabut pembatasan impor seperti AS, maka Jepang tidak akan mengekspor produk makanan yang memiliki isu kesehatan ke Taiwan.

Ohashi Mitsuo menuturkan, Taiwan merupakan mitra penting bagi Jepang dengan nilai demokrasi, kebebasan dan HAM yang dijunjung bersama oleh kedua belah pihak. Pemerintah Jepang menyambut baik permohonan Taiwan untuk bergabung dengan kerangka CPTPP. “

“Kami berseddia untuk terus berkomunikasi dengan Taiwan, guna membahas pertukaran ekonomi di sektor-sektor tersebut,” lanjut Ohashi Mitsuo.

Komentar

Terbarumore