History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

MOL: Kembali Mendatangkan Pekerja Migran dari Thailand Mulai Hari Ini

  • 30 December, 2021
  • 鄭蕙玲
MOL: Kembali Mendatangkan Pekerja Migran dari Thailand Mulai Hari Ini
Kementerian Ketenagakerjaan (MOL) (foto: Yang Wen-chuin)

(Taiwan, ROC) -- Setelah dibuka kembali penempatan pekerja migran asal Indonesia beberapa waktu lalu, Kementerian Ketenagakerjaan hari ini (30/12) mengumumkan, sehubungan persiapan terkait pencegahan epidemi pemerintah Thailand sudah cukup memadai, untuk itu penempatan dari pekerja migran asal Thailand kembali dibuka mulai hari ini. Selain itu Kementerian Ketenagakerjaan juga akan terus melakukan diskusi dan negosiasi dengan Filipina dan Vietnam, dengan melihat situasi epidemi dan persiapan terkait dari negara asal untuk menentukan kapan kembali dibukanya penempatan dari negara bersangkutan.

Kementerian Ketenagakerjaan menyampaikan, untuk tahap pertama hingga tanggal 14 Februari 2022, semua pekerja migran yang datang ke Taiwan harus menjalankan karantina di pusat karantina, majikan harus mengajukan permohonan ranjang di pusat karantina melalui situs “Layanan Bandara Peduli Pekerja Migran Keluar Masuk Negara”. Selain itu semua sistem pengalokasian penggunaan ranjang di pusat karantina diserahkan pada CECC, karena saat ini CECC tengah menanggulangi arus mudik Tahun Baru Imlek sehingga pengaturan prioritas ranjang-ranjang di pusat karantina mengutamakan warga yang mudik. CECC akan menyediakan 350 ranjang di pusat untuk pekerja migran yang datang selama periode waktu 1 – 14 Januari 2022 mendatang, Kementerian Ketenagakerjaan memberitahukan telah dibukanya pendaftaran di situs Layanan Bandara Peduli Pekerja Migran Keluar Masuk Negara.

Kementerian Ketenagakerjaan juga menambahkan, setelah pekerja migran masuk ke Taiwan harus menjalankan karantina selama 14 hari di pusat karantina dan dilanjutkan dengan 7 hari swakontrol kesehatan. Untuk pekerja migran yang masuk pada tahap pertama semua harus menjalani karantina di pusat karantina, dan 7 hari swakontrol kesehatan juga harus tetap tinggal di pusat karantina. Di samping itu jika majikan tidak dapat memberikan gaji kepada pekerja migran selama masa karantina, maka pekerja migran yang memenuhi persyaratan dapat mengajukan kompensasi gaji kepada pemerintah daerah setempat setelah masa karantina berakhir.

Lebih lanjut Kementerian Ketenagakerjaan mengemukakan, sebelum pekerja migran masuk ke Taiwan, majikan harus membelikan asuransi medis COVID-19 bagi pekerja migrannya dan melampirkan dokumen bukti pembelian asuransi untuk pekerja (selaku tertanggung dalam asuransi) berikut polis, surat pengajuan klaim asuransi, surat kuasa dari majikan dan lainnya ke situs Layanan Bandara Peduli Pekerja Migran Keluar Masuk Negara. Bagi yang belum mengunggah lampiran bukti asuransi maka tidak dapat mengatur kedatangan pekerja migran.  

Kementerian Ketenagakerjaan mengingatkan, setelah pekerja migran masuk ke Taiwan, majikan masih harus melaksanakan dan bertanggung jawab atas pencegahan epidemi yang berdasarkan “Pedoman Menanggapi Penyakit Pneumonia Menular Kondisi Serius bagi Majikan yang Mempekerjakan Pekerja Migran: Hal yang Harus Diperhatikan Terkait Pekerjaan, Kehidupan dan Pengawasan Pekerja Migran Saat Bepergian dari Kementerian Ketenagakerjaan”.

Komentar

Terbarumore