(Taiwan, ROC) --- Otoritas Republik Rakyat Tiongkok (RRT) baru-baru mengontrol ketat kuantitas ekspor urea mereka. Hal tersebut mengakibatkan harga urea dunia melonjak drastis. Di lain pihak, Korea Selatan memutuskan untuk mengimpor urea dari kawasan Australia.
Pada tanggal 8 November 2021, Taiwan Fertilizer Company (TAIFER) mengumumkan, pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk mengimpor produk urea dari negara-negara di Asia Tenggara atau Timur Tengah.
Direktur TAIFER menyampaikan, meski mereka telah menanamkan investasi di kawasan Jubail Arab Saudi untuk memproduksi sekitar 600.000 ton urea per tahun, tetapi harga pengiriman dunia saat ini tengah mahal-mahalnya. Harga pengiriman dari Timur Tengah ke kawasan Thailand dibanderol sekitar US$ 50 per ton. Harga tersebut akan kembali meningkat menjadi U$ 60 per ton, jika jalur pengiriman diubah ke Taiwan.
Oleh karena itu, produksi urea di Arab Saudi hingga saat ini belum dikirim ke Taiwan. Sehingga Taiwan mendatangkan produk urea dari RRT, guna menutupi kebutuhan dalam negeri.
Pakar industri menganalisis, harga urea tahun lalu berkisar US$ 200 per 1 ton. Angka tersebut meningkat pesat semenjak tanggal 20 Oktober 2021, menjadi US$ 700 hingga US$ 800. Bahkan per tanggal 4 November 2021, harga produk urea kembali mencetak rekor termahal, yakni US$ 740 hingga US$ 830.
Pakar industri berspekulasi, bahwa kebijakan “pengontrolan sumber energi” yang tengah dipromosikan oleh RRT telah berdampak bagi sektor tambang batu bara. Hal ini serta merta mempengaruhi rantai perindustrian yang berhubungan langsung dengan batu bara, salah satunya adalah produksi urea.
Karena harga urea dunia yang tengah berfluktuasi, maka pendapatan/laba dari perusahaan TAIFER sedikit banyak akan terdampak. Menurut catatan keuangan TAIFER, dalam beberapa tahun sebelumnya, laba bersih yang berhasil diraih TAIFER mencapai NT$ 3,8 miliar, tetapi pada tahun lalu angka ini merosot di kisaran ratusan juta Dolar Taiwan.
Pihak pengusaha menyampaikan, urea adalah produk yang sangat dibutuhkan dalam proses pemroduksian, dan gas alam adalah bahan baku yang kemudian ditambahkan nitrogen untuk membuat amonia likuid. Selanjutnya urea akan dibuat dengan menambahkan senyawa karbon dioksida ke dalam amonia likuid.