(Taiwan, ROC) Laporan anggaran tambahan untuk bantuan penyelamatan 5.0 pada hari Kamis ini (23/9) disampaikan ke Yuan Legislatif, Perdana Menteri Su Tseng-chang saat memberikan laporan menyampaikan, meminta anggota kaukus memberikan dukungan dan lebih awal meloloskan anggaran tambahan untuk pencegahan epidemi, bantuan penyelamatan dan retivalisasi agar upaya pemerintah dalam melindungi kesehatan masyarakat dan menjamin perekonomian Taiwan dapat berjalan dengan stabil.
Hari ini Yuan Legislatif mengundang PM Su Tseng-chang, Menteri DGBAS Chu Tzer-ming (Chu Tzer-ming), Menkeu Su Jian-rong(蘇建榮) untuk memberikan laporan dan interpelasi terkait dengan anggaran tambahan khusus ke-4 kalinya dari pemerintah pusat untuk pencegahan dan penanggulangan penyakit pneumonia kondisi parah selama 15 Januari 2020 – 30 Juni 2022.
Laporan tertulis yang disampaikan Yuan Eksekutif ke Yuan Legislatif, kali ini penambahan anggaran yang dibuat sejumlah NT$ 160 milyar, rencana sumber keuangan adalah pinjaman hutang, yang utama mencakup dana penanggulangan sejumlah NT$ 18,9 milyar dan dana penyelamatan revitalisasi sejumlah NT$ 141,1 milyar.
Dana pencegahan epidemi dialokasikan untuk meningkatkan kapasitas pemeriksaan, mendirikan pos pemeriksaan skrining, pemberian vaksinasi, pembelian obat, memberikan subsidi bagi pelaksana pencegahan epidemi pemerintah daerah; dana bantuan penyelamatan dan revitalisasi berorientasi kupon revitalisasi lima kali lipat dan anggaran tambahan, serta memberikan bantuan kepada pelaku usaha dan masyarakat yang terkena imbas dari epidemi. Dalam laporan PM Su, pendataan hingga saat ini, uang tunai untuk bantuan penyelamatan ada 9,5 juta orang dengan nilai hampir mencapai NT$ 166 juta.
PM Su mengatakan, masa lalu pemerintah membagikan kupon revitalisasi 3 kali lipat atas dasar ini mengajukan kupon revitalisasi lima kali lipat; setiap kementerian dan pemerintah daerah setempat serta pelaku usaha yang relevan juga ikut mempromosikan dengan bonus tambahan, berharap risiko epidemi dapat ditekan, dalam waktu cepat bisa meningkatkan daya beli masyarakat dan menghidupkan pasar domestik.
Ia mengemukakan, berdasarkan prakiraan dari DGBAS pertengahan Agustus, pada tahun ini angka pertumbuhan ekonomi diharapkan mencapai 5,88%, mencatat rekor tertinggi selama 11 tahun terakhir ini.
PM Su mengatakan, selama 2 tahun ini Taiwan mampu menanggulangi epidemi, ekonomi juga terus berjalan, semua ini berkat upaya keras dari masyarakat Taiwan hingga memberikan prestasi baik, hasil baik dari pertumbuhan ekonomi semestinya juga turut dinikmati bersama oleh semua masyarakat. Sehubungan dengan hal ini, pembagian kupon revitalisasi lima kali lipat semua warga diminta untuk membayar NT$ 1000, akan tetapi saat ini pemerintah memutuskan untuk menanggung semua biaya ini, agar 23 juta lebih warga Taiwan bias menikmati fasilitas ini.
Dalam laporan tersebut, PM Su melanjutkan, sebelumnya Yuan Legislatif meloloskan anggaran khusus total bernilai NT$ 679,4 milyar, tercatat hingga akhir Agustus tahun ini anggaran yang teralokasikan 93% senilai NT$ 538,7 milyar; Selain itu, melalui anggaran bantuan darurat dari pemerintah pusat and suntikan dana terkait, telah dialokasikan dengan baik untuk menanggapi situasi epidemi.