(Taiwan, ROC) -- Rapat Komite Peninjauan Upah Dasar dijadwalkan akan diselenggarakan bulan ini. Serikat Buruh hari Jumat (3/9) melakukan demo di depan gedung Chinese National Federation of Industries (CNFI) dan menekankan, pertumbuhan ekonomi tahun ini cukup bagus, untuk itu seharusnya upah dasar dinaikkan seperti tahun lalu, gaji bulanan disesuaikan menjadi NT$26 ribu. Mereka menegaskan, pemerintah telah memberikan subsidi bantuan penyelamatan bagi industri yang terkena hantaman pandemi, selanjutnya masih akan membagikan kupon revitalisasi 5 kali lipat, untuk itu jangan menjadikan epidemi sebagai alasan menekan pertumbuhan yang ada, jika bidang industri tertentu mengalami kesulitan maka diselesaikan secara per kasus, seperti pemberian bantuan penyelamatan dari pemerintah atau untuk sementara bidang industri ini tidak menaikkan upah minimumnya.
Sidang Komite Peninjauan Upah Dasar yang akan menjelang, sehubungan dengan tingkat pertumbuhan ekonomi tahun ini memperlihatkan garis yang membaik karena adanya dongkrakan dari penjualan ekspor, untuk itu Federasi Industri Nasional sepakat melakukan penyesuaian naik, tetapi Federasi Perdagangan Nasional menentang dengan dalih kesulitan yang dihadapi dalam industri jasa dan permintaan domestik karena dampak dari epidemi. Serikat Buruh pada pagi tadi (3/9) secara khusus melakukan aksi demo di depan markas CNFI, menyerukan permintaan penyesuaian upah dasar, karena seiring dengan tingkat pertumbuhan ekonomi menembus rekor tinggi baru, Presiden Tsai Ing-wen seharusnya memenuhi janjinya untuk meningkatkan gaji pokok hingga NT$30 ribu selama masa jabatannya, jika dihitung berdasarkan perbandingan maka upah dasar untuk tahun ini disesuaikan naik menjadi NT$26 ribu/bulan.
Sekjen Serikat Buruh Manufaktur Kota Taoyuan, Qiu Yu-hong (邱宇弘) menegaskan, kesulitan di tahun lalu karena pengaruh dari pandemi, tetapi tingkat pertumbuhan ekonomi mendekati peningkatan terbaik dalam 3 tahun terakhir, meskipun demikian gaji pokok bulanan tahun lalu disesuaikan dengan kenaikan NT$200 per bulan sedangkan upah per jam dinaikan NT$2/jam, untuk itu Direktoral Jenderal Budjet Akuntansi dan Statistik (DGBAS) telah memperkirakan tingkat pertumbuhan ekonomi tahun ini akan mencapai 5,88% dengan demikian upah dasar harus dinaikan, bahkan fluktuasi naiknya harus besar, sekaligus dinaikkan untuk menutupi kekurangan kenaikan tahun lalu.