(Taiwan, ROC) – Pusat Komando Epidemi Sentral atau CECC pada hari Kamis tanggal 8 Juli mengumumkan, per tanggal 12 Juli mendatang, maka akan diberlakukan pelonggaran parsial, yang meliputi rumah makan, pusat kebugaran atau gym dan museum, namun hal tersebut memicu kritik dan pendapat yang berbeda dari kalangan masyarakat, dimana tidak standar yang sama dalam pelaksanaannya.
Perdana Menteri Su Tseng-chang pada hari Jumat tanggal 9 Juli saat melakukan kunjungan ke Tainan guna melihat kondisi pemasaran buah mangga setempat, ia menyampaikan walaupun Taiwan tidak memenuhi kriteria untuk bisa keluar dari level waspada tingkat tiga yang saat ini diberlakukan, namun berkat bantuan dan dukungan dari semua masyarakat, maka kondisi pandemi di Taiwan mulai memasuki masa yang cukup stabil, dan ada beberapa kawasan yang dilakukan penyesuaian baru. Su Tseng-chang menjelaskan bahwa pihak CECC telah mengumumkan sebuah petunjuk, dan memang ada perbedaan dalam pelaksanaannya yang disesuaikan dengan kondisi yang ada, pemerintah daerah juga diperkenankan dapat melakukan perubahan dan penyesuaian yang sekiranya sesuai dengan perkembangan kondisi pandemi setempat, sementara pemerintah pusat sendiri akan terus melakukan perubahan sistem secara bergulir sesuai dengan perkembangan kondisi.
Su Tseng-chang mengatakan, “Namun karena ragam jenis pekerjaan dan bidang yang ada, tentu tidak dapat diperbaiki secara sekaligus dalam kurun waktu yang sama, oleh sebab itu kemarin kami juga telah membuat sebuah rujukan yang harus dipatuhi, sementara untuk pelonggaran lainnya hanya berupa sebuah panduan semata. Setiap bidang usaha memiliki kondisi dan permasalahan yang berbeda, ada sebagian pelonggaran parsial yang diserahkan keputusannya kepada pemerintah daerah, sembari melihat perkembangan yang ada. Pihak CECC sendiri juga telah mengumpulkan ragam masukan dari setiap daerah. Saya juga telah meminta setiap kementerian dapat melakukan diskusi secara bergulir sembari merujuk dari masukan para pelaku usaha, reaksi warga. Masih ada jeda waktu untuk mencapai tanggal 13 Juli, dan kita akan terus melakukan perbaikan di berbagai hal.”
Terkait adanya seruan dari kubu biru berkenaan dengan dapat dihentikan program kenaikan harga minyak dan listrik, Su Tseng-chang menjawab bahwa harga minyak dan listrik adalah mengikuti mekanisme yang telah berlaku selama puluhan tahun, namun jika harga minyak terus mengalami pelonjakan, pemerintah juga akan mengikuti sistem yang ada untuk melakukan pengendalian, dimana ada sebagian modal yang akan ditanggung oleh pemerintah dan juga Perusahaan CPC.