(Taiwan, ROC) Pada akhir bulan Juni pemerintah Indonesia meloloskan Kawasan Industri Terintegrasi JIIPE di Gresik dipromosikan sebagai kawasan ekonomi khusus. Guna membantu pengusaha Taiwan dapat berekspansi di Indonesia dan pasar luar negeri maka Ketua Dewan Pengembangan Perdagangan Eksternal Taiwan (TAITRA) James Huang(黃志芳) pada hari Kamis ini (8/7) bersama perusahaan Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) melakukan penandatanganan MoU, menjadi langkah cepat TAITRA untuk membantu industri Taiwan memasuki pasar Indonesia sesuai dengan Kebijakan Baru Menuju Selatan, penandatanganan ini turut disaksikan oleh Wamenko Chen Chern-chyi(陳正祺) dan Direktur AIT Brent Christensen melalui pertemuan online.
James Huang mengatakan, seiring dengan merebaknya pandemi COVID-19, ketidakpastian geopolitik terus berdampak pada rantai pasokan global, TAITRA dan AIT di masa 2 tahun yang lalu secara giat memperkuat kerjasama dan negosiasi ketahanan dan restrukturisasi rantai pasokan industri. Dan pada tahun ini TAITRA dalam memperluas kerjasama internasional menciptakan terobosan besar, yakni pemetaan kerjasama antara pengusaha Taiwan dan Indonesia di Kawasan Industri Terintegrasi JIIPE di Gresik, selain kondusif untuk pengembangan infrastruktur lokal, investasi di kawasan industri, dan pembentukan klaster industri, juga dapat memperluas jaringan mitra terpercaya dengan ide serupa untuk mencapai multiplier effect dari kerjasama mitra internasional. Saat bersamaan, Indonesia mempromosikan proyek-proyek seperti Industry 4.0, Global Ocean Axis dan Smart City. Di bawah tren transformasi rantai pasokan global saat ini, Asia Tenggara akan menjadi pusat manufaktur regional paling populer untuk reorganisasi rantai pasokan, dan menjadi teknologi elektronik, medis dan bioteknologi Taiwan, serta basis baru industri manufaktur cerdas akan membawa Taiwan memasuki pasar lainnya seperti Eropa, Amerika Serikat, dan Jepang.
James Huang mengatakan, Taiwan-Indonesia aktif mempromoskan kawasan industrial manufaktur berteknologi tinggi ini lebih terjamin bagi para pelaku industri Taiwan tanpa perlu bersaing ketat, saat ini perusahaan bioteknologi Adimmune yang memproduksi vaksin telah menggapai keunggulan ini, bersama BKMS menandatangani nota kesepahaman, terlebih dulu berekspansi memasuki pasar luar negeri sektor medis.