History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Subsidi Cuti Tanpa Gaji Merawat Bayi Ditingkatkan Menjadi 80% per 1 Juli 2021

  • 29 June, 2021
  • 尤繼富
Subsidi Cuti Tanpa Gaji Merawat Bayi Ditingkatkan Menjadi 80% per 1 Juli 2021
Subsidi Cuti Tanpa Gaji Merawat Bayi Ditingkatkan Menjadi 80% per 1 Juli 2021

(Taiwan, ROC) -- Pasangan ayah ibu baru kembali mendapatkan fasilitas! Kementerian Ketenagakerjaan mengemukakan, mulai 1 Juli, orang tua yang cuti tanpa gaji untuk merawat bayu akan diberikan tambahan subsidi 20%, dengan demikian berarti bisa mendapat subsidi 80% dari gaji yang diasuransikan. Selain itu untuk cuti periksaan kandungan dari 5 hari bertambah 2 hari menjadi 7 hari, gaji untuk dua hari tambahan ini dibayar pemerintah di mana majikan dapat mengajukan pada pemerintah terlebih dulu.

Untuk pelaksanaan kebijakan “Negara bersama Anda merawatnya”, untuk meningkatkan dukungan ekonomi bagi pekerja selama masa cuti tanpa gaji dengan tujuan merawat bayi maka muai 1 Juli 2021 memberlakukan penambahan 20% subsidi dari rata-rata gaji yang diasuransikan kepada mereka yang cuti tanpa gaji untuk merawat bayi mereka, dengan demikian total gaji yang didapatkan menjadi 80% dari besaran gaji yang diasuransikan, dengan masa waktu paling panjang 6 bulan untuk setiap anak.

Peraturan baru ini juga menetapkan, diberlakukan bagi pasangan dengan anak yang belum genap 3 tahun, pengajuan cuti tanpa gaji maksimum 2 kali dengan kumulatif paling banyak 6 bulan dan setiap kali cuti minimal harus 30 hari. Meskipun tidak ada batasan maksimum dari cuti tanpa gaji di atas 6 bulan tetapi harus mengajukan dan mendapat persetujuan dari majikan terlebih dulu minimum 10 hari kerja sebelumnya. Kepala Divisi Kondisi Kerja MOL, Huang Wei-chen mengatakan, “Juga dapat dikatakan mungkin pekerjaan mereka tidak dapat ditinggalkan cuti selama 6 bulan, bagi mereka yang mungkin tidak dapat meninggalkan pekerjaannya maka bisa cuti selama1 bulan atau 2 bulan atau 3 bulan.”

Selain itu, untuk ijin pemeriksaan kandungan dari yang tadinya 10 kali ditambah menjadi 14 kali, sedangkan untuk cuti pemeriksaan kandungan direvisi dari 5 hari menjadi 7 hari, dan gaji cuti untuk hari ke-6 dan ke-7 juga berdasarkan gaji sebenarnya yang diterima, majikan dapat mengajukan subsidi gaji ini pada pemerintah.

Komentar

Terbarumore