History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

PDB Taiwan Tahun Ini Pertahankan di Atas 5%

  • 19 June, 2021
  • 譚雲福
PDB Taiwan Tahun Ini Pertahankan di Atas 5%
PDB Taiwan Tahun Ini Pertahankan di Atas 5%

(Taiwan, ROC) – Direktorat Jenderal Akuntansi dan Statistik (DGBAS) dan Bank Sentral Taiwan tetap merevisi naik tingkat Produk Domestik Bruto (PDB) tahun ini hingga 5% ke atas meskipun situasi epidemi saat ini kurang menyenangkan, Namun pakar mengingatkan, Indek Harga Konsumen (Consumen Price Index-CPI) Taiwan selama 2 bulan berturut melebihi 2%, kenaikan indek harga barang impor paling tinggi setelah tsunami moneter, selain itu hampir 70% barang mengalami kenaikan harga, hal ini memperlihatkan kemungkinan inflasi akan datang.

DGBAS pada awal Juni mengumumkan perkiraan terbaru tingkat pertumbuhan ekonomi Taiwan, meskipun dipengaruhi dengan situasi epidemi tetapi karena pergerakan ekspor dan investasi tidak menyurut sehingga tingkat pertumbuhan ekonomi untuk tahun 2021 ini diperkirakan mencapai 5,46% bertamah 0,82% dari perkiraan pada Februari. Sementara itu Bank Sentral Taiwan beberapa hari lalu juga mengeluarkan perkiraan tingkat pertumbuhan ekonomi tahunan sebesar 5,08% bahkan Gubernur Bank Sentral Taiwan, Yang Chin-long mengemukakan, kekuatan pertumbuhan ekonomi tahun ini sangat kuat dan stabil.

Pemerintah Taiwan sendiri juga mengambil sikap optimis terhadap iklim ekonomi Taiwan, tetapi ada 2 indek yang menimbulkan kekhawatiran. DGBAS mengumumkan tingkat Indek Harga Konsumen (CPI) mencapai 1,72% memperlihatkan kenaikan tertinggi sejak 9 tahun terakhir, sedangkan Indek Harga Grosir (Wholesale Price Index-WPI) sebesar 4,56% angka yang mencatat rekor tertinggi selama 11 tahun terakhir.

Selain itu, situasi harga barang selama bulan Mei yang belum lama lalu diumumkan juga menunjukkan 3 peringatan, selain CPI Mei mengalamai kenaikan selama 2 bulan berturut-turut, tingkat kenaikan indek harga barang impor juga menerobos tertinggi sejak tsunami moneter. Hampir 70% dari 368 barang yang harganya dikelompokan dalam CPI mengalami kenaikan.

Komentar

Terbarumore