(Taiwan, ROC) - Menteri Ekonomi Wang Mei-hua resmi mengumumkan dihentikannya program penjatahan air di kawasan Taiwan tengah, yang mencakup Kabupaten Taichung dan Miaoli serta bagian utara Kabupaten Changhua, setelah curah hujan selama beberapa hari terakhir berhasil meredakan kondisi kemarau.
Berkat hujan yang didatangkan oleh taifun Choi-Wan dan monsun musiman baru-baru ini, pasokan air akan tetap stabil hingga akhir Juli, maka pembatasan pasokan air dua hari per minggu yang diberlakukan di daerah-daerah dengan kondisi paling serius akan dihentikan, kata Wang melalui rekaman video yang dirilis pada hari Minggu, 6 Juni.
Menurut data dari Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (WRA), hujan telah membawa sekitar 170 juta meter kubik air ke waduk di seluruh pulau, termasuk 1,2 juta meter kubik ke Waduk Yongheshan di Miaoli, dan 17,5 juta meter kubik ke Bendungan Liyutan dan Bendungan Techi di Taichung.
Meskipun kekurangan air telah mereda, kondisi kekeringan belum berakhir, kata Wang, dan Kementerian Ekonomi akan meningkatkan upaya untuk mengelola air dengan lebih baik, termasuk perbaikan waduk yang ada untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan.
WRA menerangkan, jaringan pasokan air lintas wilayah akan didirikan di Taiwan barat, memudahkan pengangkutan air dari satu daerah ke daerah lain
Selain itu, lanjut WRA, 11 pabrik air daur ulang akan dibangun pada akhir 2026 di daerah-daerah seperti Taoyuan, Hsinchu, Taichung, Tainan dan Kaohsiung, menyediakan pasokan hingga 289.000 meter kubik air setiap hari.
Ada juga rencana untuk membangun lebih banyak pabrik desalinasi, sementara pabrik yang ada di Hsinchu dan Tainan saat ini sedang dalam penilaian dampak lingkungan dan diharapkan akan selesai pada tahun 2024.