(Taiwan, ROC) -- Dewan Pengembangan Perdagangan Eksternal Taiwan (TAITRA) hari Selasa (25/5) menyampaikan, pandemi global perlahan-lahan memulih sehingga perekonomian tiap-tiap negara kembali menghangat terlebih kekuatan pemulihan negara-negara yang menjadi target kebijakan baru ke arah selatan, sehingga kebutuhan akan komponen elektronik membludak, diperkirakan tingkat pembelian mencapai sekitar 300%, untuk itu TAITRA juga melakukan promosi penjualan online, memberi peluang pada industri-industri Taiwan untuk mengembangkan pemasarannya ke ASEAN.
TAITRA membeberkan, negara-negara kebijakan baru ke arah selatan seperti Singapura, Indonesia, Thailand, Vietnam, Filipina dan negara lainnya yang situasi epideminya membaik, daya beli menguat, bahkan juga mengembangkan infrastruktur 5G pada tahun ini sehingga kebutuhan akan komponen elektronik meningkat pesat. Berhubung tahun lalu mendapat kendala epidemi sehingga dasar permintaan lebih rendah, diperkirakan nilai pembelian bisa meningkat sekitar 300% untuk tahun ini.
Guna membantu industri elektronik informatika Taiwan meningkatkan daya saing, TAITRA mengelar “Penjualan Online Komponen Elektronik ke Negara Kebijakan Baru ke Selatan”.
Lebih lanjut TAITRA membeberkan, industri Taiwan memiliki peralatan pembuatan komponen optik terkecil, pengiriman pesanan yang stabil, dan harga memadai membuat pembeli menyukai produk Taiwan. kebanyakan konsumen peralatan telekomunikasi 5G Taiwan adalah dari Singapura, Thailand, Kamboja dan Vietnam.
TAITRA mengungkapkan, akan terus mengelar berbagai kegiatan perluasan pasar, penjualan online AIoT juga akan dilakukan pada tanggal 23 Juni 2021 mendatang, untuk membantu industri-industri Taiwan lebih mendalami peluang bisnis di pasar informatika global.