(Taiwan, ROC) --- Pada tanggal 9 Maret 2021, Presiden Tsai Ing-wen menyambut kunjungan beberapa asoasiasi usaha kecil menengah (UMKM) dalam negeri di Istana Kepresidenan, meliputi National Association of Small & Medium Enterprise (NASME), Organisasi UMKM di Kabupaten dan Kota, serta Perwakilan Yayasan Pemerhati UMKM.
Dalam pidatonya, Presiden Tsai Ing-wen menyampaikan, jumlah penggiat UMKM di Taiwan mencapai 97% dan 80% penduduk di Taiwan bekerja di perusahaan UMKM dalam negeri. UMKM dapat dikatakan telah menjadi pilar utama perekonomian Taiwan. Menjaga kestabilan UMKM sama halnya menjamin kemakmuran penduduk Taiwan.
Kepala Negara mencontohkan, dalam setahun terakhir ini Taiwan berhasil menstabilkan perekonomiannya di tengah banyaknya perusahaan dunia terpuruk. Pada bulan Januari tahun 2021, jumlah pesanan ekspor dalam negeri tumbuh selama 11 bulan belakangan.
Di samping itu, laju pertumbuhan ekonomi untuk tahun ini diprediksi akan melebihi 4%. Namun demikian, tantangan besar tetap berada di ambang mata, mengingat kondisi pandemi global yang belum selesai dan dinamika internasional yang berubah-ubah.
Pemerintah akan mengupayakan semaksimal mungkin untuk membantu pelaku UMKM dalam negeri, guna mentransformasikan dan meningkatkan pertahanan dalam melawan setiap tantangan yang ada.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Adapun tantangan yang akan dihadapi UMKM dalam proses peningkatan dan transformasi bisnis, saya telah menginstruksikan Kementerian Ekonomi untuk melakukan inventarisasi satu per satu. Hal ini juga tidak terbatas pada jumlah anggaran dan sumber daya. MOE akan merencanakan program konseling yang komprehensif dan sistematis untuk memberikan dukungan serta pendampingan kepada UMKM.”
Kepala Negara melanjutkan, pemerintah akan mengintegrasikan sektor pendidikan dengan penelitian, guna mendukung transformasi dan penataran UMKM. Dengan harapan dapat meningkatkan penerapan digital, AI dan produksi cerdas di sektor UMKM. Dengan demikian, para pelaku usaha dapat mengembangkan pengoperasian yang berkelanjutan.