(Taiwan, ROC) - Aktivitas manufaktur di Taiwan meningkat pada bulan Februari untuk bulan kedelapan berturut-turut, dengan Indeks Manajer Pembelian (PMI) yang disesuaikan secara musiman tetap di atas 60, demikian menurut data Institut Riset Ekonomi Chung-Hua (CIER) yang dirilis pada Senin, 8 Maret.
Menurut CIER, PMI untuk Februari berada di level 63,2, menunjukkan bahwa ekspansi di sektor manufaktur telah bertahan di level tinggi di atas 60 selama empat bulan berturut-turut. Namun, angka tersebut turun dari bulan sebelumnya yang mencapai level 65,1, tertinggi sejak statistik bulanan mulai dicatat Juli 2012.
Presiden CIER Chang Chuang-chang (張傳章) mengatakan, lima dari enam industri manufaktur utama melaporkan PMI yang mengindikasikan ekspansi pada bulan Februari, termasuk PMI setinggi 58,8 di sektor elektronik/optoelektronik, 57,7 di sektor listrik/peralatan listrik, 57 di sektor kimia/bioteknologi, 56,1 di sektor bahan dasar, dan 55,2 di sektor alat transportasi, sementara hanya industri makanan/tekstil mengalami kontraksi dengan PMI setinggi 47,2 sehubungan dengan berakhirnya periode pengadaan yang tinggi menjelang liburan Tahun Baru Imlek 10-16 Februari.
Sementara itu, indeks non-manufaktur (NMI) untuk sektor jasa mencapai 52,1 pada Februari, menandakan ekspansi sembilan bulan berturut-turut. Menurut Chang, prospek bisnis untuk sektor non-manufaktur selama enam bulan ke depan naik pada Februari sebesar 9,9 menjadi 64,5, level tertinggi sejak Juli 2012.
"Bisnis tetap sangat optimis untuk masa depan," tutur Chang.