(Taiwan, ROC) -- Asuransi Kesehatan Nasional (Askes) mengalami ketidakseimbangan pendapatan dan pengeluaran selama empat tahun berturut-turut. Cadangan keselamatan tahun depan akan lebih rendah 1,5 bulan dari standar tingkat keselamatan, dan tarif jaminan kesehatan harus disesuaikan dengan undang-undang. Asuransi Kesehatan Nasional membahas kenaikan tarif pada tanggal 20 November yang dikabarkan terdapat tiga versi. Kemungkinan besar biaya Asker akan dinaikkan sebanyak 5%. Biaya asuransi kesehatan bulanan untuk pekerja dengan gaji bulanan NT $ 40.000 akan naik setidaknya NT $ 58, beban bagi pemberi kerja dan pemerintah juga akan meningkat, tetapi rencana penyesuaian akhir baru akan diputuskan oleh Yuan Eksekutif.
Apakah “harus dijalankan” penyesuaian tarif asuransi kesehatan? Dalam wawancara saat berada di Yuan Legislatif pada tanggal 20 November, PM Su Tseng-chang mengemukakan bahwa pemerintah akan mempertimbangkan berbagai aspek. Su Tseng-chang mengatakan,“Selalu ada mekanisme untuk tarif asuransi kesehatan, tetapi kami akan mempertimbangkannya secara keseluruhan, dari aspek mata pencaharian masyarakat, epidemi, dan keberlangsungan sistem asuransi kesehatan.”
Saat diwawancara, Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Taiwan (MOHW), Chen Shih-chung juga menyampaikan bahwa Asosiasi Asuransi Kesehatan Nasional akan mengadakan diskusi dan menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak berpersepsi dulu. Sehingga pihak asuransi kesehatan memiliki ruang diskusi yang bebas, dan dapat mengungkap secara jelas niat dari asosiasi asuransi kesehatan mengenai tarif asuransi kesehatan di masa mendatang.
Selain itu, menyusul kabar perkembangan vaksin COVID-19 oleh Pfizer dan Moderna, vaksin yang dikembangkan bersama oleh University of Oxford dan AstraZeneca juga mengumumkan kabar baik. 99% subjek berhasil mengembangkan antibodi setelah divaksinasi, dan harganya lebih murah dari Pfizer. Apakah pemerintah Taiwan akan mempertimbangkan untuk membelinya? Chen Shih-chung,“Kami telah bernegosiasi untuk pembelian.”