(Taiwan, ROC) – Direktorat Jendral Budjet, Akuntansi dan Statistik (DGBAS) beberapa hari lalu mengumumkan tingkat pertumbuhan ekonomi Taiwan untuk kuartal ketiga sebesar 3,33% mengalami peningkatan sebesar 1,32% dibandingkan dengan bulan Agustus kemarin. DBS Group Singapura juga mengumumkan perkiraan pertumbuhan ekonomi tahunan terbaru untuk Taiwan, diperkirakan tingkat Pendapatan Domestik Bruto (PDB) sebesar 1,8%. Mulai dari kuartal ke-empat akan memperlihatkan pemulihan dengan kurva berbentuk V (√ square root).
Pakar Ekonom DBS Group, Ma Tie-ying mengemukakan, PDB kuartal ketiga Taiwan diperkirakan membaik mencapai 3,3%. Dilihat dari kuartal ke-2 dan ke-3 perekonomian Taiwan memperlihatkan kurva berbentuk V, apabila melihat lebih kedepan lagi, perekonomian Taiwan secara bertahap akan memperlihatkan akan titik pemulihan, yaitu tingkat pertumbuhan akan melamban dan relatif rendah, penyebab utamanya adalah karena pemesanan mendesak Huawei, Daratan Tiongkok dan pengaruh pemulihan dari permintaan domestik yang mulai memudar pada kuartal keempat. Selain itu sehubungan dengan merebak kembalinya pandemi di Eropa dan Amerika Serikat yang juga mempengaruhi ekspor Taiwan.
Berhubung tingkat PDB kuartal ketiga lebih tinggi dari yang diperkirakan, DBS Group Singapura yang tadinya memperkirakan tingkat pertumbuhan ekonomi tahunan Taiwan untuk tahun 2020 ini sebesar 0% sekarang direvisi naik menjadi 1,8%, tingkat PDB Taiwan juga direvisi naik dari 2,9% menjadi 4,2%. Berdasarkan perkiraan DBS Singapura, Taiwan, Daratan Tiongkok dan Vietnam merupakan 3 ekonomi utama yang akan mengalami perkembangan di Benua Asia. Dan tingkat pertumbuhan ekonomi Taiwan akan memimpin 4 naga kecil Asia.