History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

PM Su Yakin “Triple Coupon” Dongkrak Ekonomi Taiwan

  • 29 October, 2020
  • 鄭蕙玲
PM Su Yakin “Triple Coupon” Dongkrak Ekonomi Taiwan
PM Su Yakin “Triple Coupon” Dongkrak Ekonomi Taiwan

(Taiwan, ROC) Kementerian Perekonomian dalam rapat Yuan Eksekutif yang diadakan pada hari Kamis ini ( 29/10), melaporkan “Hasil Pelaksanaan Promosi Konsumsi Revitalisasi Ekonomi Tahap Awal”. Perdana Menteri Taiwan, Su Tseng-chang, setelah mendengar laporan tersebut mengemukakan, Pemerintah pada tanggal 15 Juli, meluncurkan kupon revitalisasi atau “triple coupon”, dan sampai saat ini lebih dari 96% warga telah menerimanya. Persentase rata-rata pemanfaatan berbagai kupon promosi yang diluncurkan oleh berbagai kementerian melebihi 70%, dan juga telah menumbuhkan pendapatan banyak industri jasa permintaan domestik.

Juru bicara Yuan Eksekutif Ting Yi-ming, mengataka, “Di bawah kelebihan dari berbagai kupon promosi yang dikeluarkan oleh berbagai kementerian, toko dan pemerintah daerah, pendapatan banyak industri jasa yang berorientasi pada permintaan dalam negeri telah mengalami peningkatan. Termasuk industri makanan dan minuman, mengalami peningkatan dibandingkan pada tahun lalu sebelum wabah epidemi belum merebak, dari segi pajak juga lebih tinggi. Dari berbagai survei yang dilakukan menunjukkan bahwa ada sekitar 60%-70% warga yang merasa kupon revitalisasi sangat praktis. Laju pertumbuhan ekonomi kuartal ke tiga juga akan diumumkan besok, sebelumnya Direktorat Jenderal Budget Akuntansi dan Statistik (DGBAS) diprediksikan pertumbuhan ekonominya mencatat angka dua, kami merasa optimis akan memiliki performa yang lebih baik.

PM Su Tseng-chang mengatakan, pada awalnya banyak orang yang menyarankan untuk membagikan uang tunai, tetapi Jepang menjadi referensi terbaik. Ia mengemukakan, pemerintah Jepang membagikan uang tunai sebesar 100.000 yen kepada setiap orang, tetapi menurut laporan media, uang tunai ini tidak sepenuhnya dikonsumsi, malah ditabung, sehingga akhir bulan Juni jumlah tabungan rumah tangga di Jepang mencatat rekor tertinggi dalam sejarah; pada bulan Agustus nilai penjualan ritel dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama menurun, inilah yang menjadi alas an bagi pemerintah tidak mengadopsi uang tunai, memilih penggunaan voucher atau kupon digital dengan tujuan menghindari kondisi yang dialami di Jepang.

Administrasi UKM, Menko hari Kamis ini (29/10) melaporkan suntikan dana pemerintah senilai 65,055 milyar NTD, total tambahan konsumsi mencatat 179 milyar NTD, jauh melebihi prediksi yang diharapkan mencapai 100 milyar NTD.

Wakil Direktur TIER Chiu Da-seng(邱達生) menyampaikan, hasil kupon revitalisasi melebihi dari harapan, meminimalisasikan imbas dari pandemic, pada kuartal 2 pemesanan anjlok tetapi pada kuartal 3 berbalik haluan dan mulai naik, pemesanan dari luar mulai berjalan normal. Ia beranggapan pada kuartal 4 baik angka pemesanan maupun konsumsi cukup baik, tahun ini angka pertumbuhan ekonomi Taiwan direvisi naik.

Chiu mengatakan, sementara ini RRT mengumumkan tingkat pertumbuhan ekonomi pada 3 kuartal pertama mencatat angka 0.7%, tahun ini tingkat pertumbuhan ekonomi Taiwan ada kemungkinan akan melampaui RRT, jika benar maka mencatat rekor perdana semenjak reformasi tahun 1978, tetapi ada kemungkinan pengaruh akibat pandemic di Eropa Amerika, serta pihak RRT apakah juga akan melakukan revisi untuk tingkat pertumbuhan ekonominya.

Komentar

Terbarumore