History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

MOI Mencanangkan Program Perekrutan PMA di Sektor Konstruksi Bangunan

  • 30 September, 2020
  • 曾秀情
MOI Mencanangkan Program Perekrutan PMA di Sektor Konstruksi Bangunan
MOI Mencanangkan Program Perekrutan PMA di Sektor Konstruksi Bangunan

(Taiwan, ROC) --- Guna mengatasi masalah kekurangan tenaga kerja di sektor konstruksi bangunan, Kementerian Dalam Negeri (MOI) baru-baru ini mengajukan proposal kepada Tim Konsultasi Kebijakan Perburuhan Kementerian Ketenagakerjaan.

Melalui proposal tersebut, MOI berharap sektor konstruksi bangunan Taiwan dapat merekrut Pekerja Migran Asing (PMA), terutama di bangunan hunian dengan luas lebih dari 5.000 meter persegi dan masa pembangunan lebih dari 1,5 tahun.

Dalam sebuah wawancara, Wakil Menteri Dalam Negeri Hua Ching-chun (花敬群) menyampaikan, melalui usulan ini diharapkan dapat mengurangi biaya konstruksi, yang mana dapat menekan kenaikan harga properti dalam negeri.

Pernyataan dari Wakil Menteri Dalam Negeri tersebut pun mendatangkan protes dari pihak buruh.

Melalui akun facebooknya, Hua Ching-chun menerangkan, fenomena kurang-nya tenaga kerja akan mempersulit proses tender, serta akan meningkatkan biaya modal. Di samping itu, minimnya jumlah pekerja juga akan berdampak pada penundaan masa konstruksi, yang dicemaskan akan berpengaruh pada kehidupan masyarakat sosial.

Sebagai otoritas pusat yang bertanggung jawab atas kelangsungan sektor konstruksi, MOI memiliki tanggung jawab untuk bernegosiasi dengan pihak MOL dalam mengupayakan perluasan jumlah pekerja bangunan.

MOI juga berharap agar MOL dapat memperluas perekrutan PMA di sektor konstruksi bangunan. Dengan demikian diharapkan dapat menyelesaikan polemik kekurangan buruh bangunan dalam negeri.

Hua Ching-chun mengatakan, "Saya rasa fokus untuk menstabilkan harga properti dalam negeri sudah selayaknya menjadi agenda penting pemerintah. Dan usulan kami kali ini, yaitu memperluas perekrutan PMA di sektor konstruksi adalah murni untuk menyelesaikan fenomena kekurangan tenaga kerja. Apalagi saat ini banyak pengusaha Taiwan yang membawa pulang modal mereka. Belum lagi dengan program revitalisasi kota, pembangunan rumah sosial dan sarana infrastruktur; akan membuat permintaan tenaga kerja di sektor konstruksi melonjak pesat. Jadi, tujuan saya sangat jelas, yakni untuk menyelesaikan persoalan kekurangan tenaga kerja."

Hua Ching-chun menekankan, usulan MOI kali ini tidak ada hubungannya dengan maksud ingin menekan harga properti dalam negeri. Dirinya berharap agar pernyataannya tersebut tidak disalahartikan.

Komentar

Terbarumore