(Taiwan, ROC) Indikator utama Taiwan, yakni sistem pengukur iklim ekonomi selama tiga hingga enam bulan ke depan, meningkat pada Juli untuk bulan keempat berturut-turut sehubungan dengan meredanya dampak Covid-19, demikian berdasarkan laporan terbaru yang dirilis oleh Dewan Pembangunan Nasional (NDC).
Di bulan Juli, jelas NDC, indikator utama naik 1,23 persen dari bulan sebelumnya menjadi 102,39 persen, mencatat tingkat pertumbuhan bulanan tertinggi selama kenaikan indeks empat bulan terakhir.
Kepala Departemen Pembangunan Ekonomi NDC Wu Ming-hui (吳明蕙) mengatakan, indeks indikator utama terus menguat dan naik 3,09 persen pada masa peningkatannya, menunjukkan prospek yang lebih baik setelah bangkit kembali berkat pelonggaran Covid-19.
Wu menjelaskan, di antara tujuh faktor dalam indikator utama, enam mencatat kenaikan, antara lain pesanan ekspor, sentimen bisnis antar manufaktur, lapangan kerja di sektor industri dan jasa lokal, suplai uang, harga saham, dan jumlah luas lantai dalam proyek konstruksi baru; dan hanya satu darinya mencatat penurunan, yaitu impor peralatan produksi semikonduktor.
Tapi, menurut NDC, indeks gabungan indikator pemantauan, yang mencerminkan situasi ekonomi saat ini, juga naik dari bulan sebelumnya, tapi tidak cukup untuk menunjukkan bahwa ekonomi telah keluar dari kelesuan.
NDC menerangkan, indeks gabungan indikator pemantauan naik dua poin pada Juli dari bulan sebelumnya menjadi 21, tetap berada dalam kisaran 17-22 poin untuk kategori "lampu kuning-biru" yang mengindikasikan ekonomi yang lesu.
NDC menggunakan sistem lima warna untuk mengukur kinerja ekonomi negara. Biru menunjukkan kontraksi ekonomi, kuning-biru menunjukkan kelesuan, hijau menandakan pertumbuhan yang stabil, kuning-merah menunjukkan ekonomi yang memanas, dan merah menunjukkan ekonomi terlalu panas.