History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

9 Paket Berisikan Benih Tak Jelas Dari Daratan Tiongkok, COA: Perkuat Pemeriksaan Imbau Perhatian Perusahaan E-Commerce

  • 05 August, 2020
  • 鄭蕙玲
9 Paket Berisikan Benih Tak Jelas Dari Daratan Tiongkok, COA: Perkuat Pemeriksaan Imbau Perhatian Perusahaan E-Commerce
Ketua COA, Chen Chi-chung

(Taiwan, ROC) Baru-baru ini kejadian di Taiwan, Amerika Serikat dan Jepang pernah menerima biji benih yang tidak jelas yang dikirim dari Daratan Tiongkok. Semenjak 28 Juli-5 Agustus Dewan Pertanian COA melakukan pendataan, mendapat laporan dari warga sebanyak 9 paket kiriman yang sebagian merupakan belanjaan online dari perusahaan e-commerce seperti Taobao, Shopee, ternyata dalam isi paket ditemukan ada tanah kultivasi, pasir, pupuk dan benih, atau apakah ada warga membeli benih melalui online, dan membeli benih dari Daratan Tiongkok, hal ini telah disampaikan kepada Badan Karantina Baphiq COA, dengan mempertimbangkan keamanan nasional maka paket ini segera dimusnahkan. Selain itu Bea Cukai Kemenkeu pada hari ini juga melaporkan pemeriksaan pengiriman kurir tumbuhan, hewan atau barang yang relevan terlacak ada sebanyak 198 kasus pelanggaran.

Ketua Dewan Pertanian Chen Chi-chung (陳吉仲)pada hari Rabu ini mengatakan, di masa 2 tahun  yang lalu mencakup flu babi Afrika, serangan Fall Armyworm, Lumpy Skin Disease, Decapod iridescent Virus 1 (DIV1), Tembusu Virus (TMUV) adalah virus yang disebarkan oleh Daratan Tiongkok, jika tidak melakukan pembatasan atau pengendalian secara maksimal maka akan mengakibatkan kerugian kepada kaum petani. Benih, tanah, dan pupuk asing dapat membawa hama, bakteri patogen atau organisme berbahaya lainnya, dan bahkan zat kimia, yang juga akan memengaruhi produksi pertanian domestik dan keselamatan publik, maka masyarakat diimbau untuk melaporkan jika menemukan isi paket demikian.

Ketua COA Chen menegaskan , “Pihak kami akan mensosialiasikan kepada semua platform e-commerce domestik dan luar negeri, karena beberapa barang ini jika dikirim melalui platform e-commerce A untuk mengirimkan benih, perilaku demikian adalah melanggar standar ketentuan dari badan karantina, maka kami juga meminta kepada perusahaan e-commerce, tidak menjual barang-barang ilegal di internet, namun pihak mereka pun tidak dapat menyertakan komoditas ilegal dan dikirim masuk ke negara kami.”

COA mengemukakan, barang-barang asing yang masuk wajib dibubuh dengan tanda “dari luar negeri”, saat konsumen membayar akan keluar ikon peringatan untuk diketahui barang dari luar negeri, serta menampilkan keterangan standar ketentuan dalam negeri maupun sanksi hukuman untuk diketahui konsumen, jika warga sendiri yang melakukan pelanggaran berkaitan dengan standar ketentuan mendatangkan barang, tumbuhan masuk ke Taiwan maka akan dikenakan hukuman kurungan maksimal 3 tahun penjara, atau denda maksimal NT$ 150.000.

Komentar

Terbarumore