(Taiwan, ROC) Menteri Keuangan Su Jain-rong(蘇建榮) hari Rabu ini (5/8) dalam salah satu wawancara radio menyampaikan, mengenai saham Taiwan belakangan ini yang mencatat rekor baru, dengan indeks jatuh pada angka stabil di atas 12.000 poin, Su Jian-rong memberikan beberapa poin atas analaisanya, yang pertama dikarenakan faktor selama masa pandemi COVID-19 menyebabkan aktivitas ekonomi berubah haluan dan dilakukan melalui internet, peluang ekonomi jarak jauh booming, sehingga berefek pada industri teknologi Taiwan semakin berkembang, lagipula beberapa saham teknologi (Weighted Stock) cukup mendominan, di sisi lainnya, pihak AS terus mengucurkan pelonggaran kebijakan, Bank Sentral AS (Fed) kembali menurunkan suku bunga, menyebabkan masuknya arus investor ke pasar Asia, dalam kondisi arus modal yang menaikkan indeks saham Taiex. Mengenai poin saham Taiex mencatat angka tertinggi baru, bagian dana stabilitas nasional tetap bertahan, Su Jian-rong menambahkan, yang utama dikarenakan risiko yang tak terduga cukup tinggi, ada kemungkinan kondisi arus modal masuk dengan cepat dan keluarpun dengan cepat.
Menkeu Su Jian-rong mengatakan, “ Maka dari itu jika dalam waktu semalam ada perubahan angka ini, jika dilihat dari sisi keuangan internasional, jika terjadi pengelembungan dalam waktu seketika, saya juga merasa Taiwan sulit menghindari hal ini, maka risiko ini patut kita pikirkan, ini juga menjadi faktor pertimbangan kami dan alasan mengapa dana stabilitas nasional tetap bertahan dalam pasar saham.”
Ketika ditanyai selama masa pandemi, pemerintah menggalakkan langkah revitalisasi dan pembangunana ekonomi, ditambah dengan tahun ini penerimaan pajak berkurang drastis, apakah tidak menjadi beban berat bagi keuangan pemerintah? Menkeu Su Jian-rong merespons, walaupun pada bulan Mei Juli transaksi saham bertambah di atas dari 200 milyar dolar Taiwan, penerimaan pajak untuk transaksi saham juga terjadi peningkatan, namun pajak penghasilan dan pajak barang berkurang, diprakirakan penerimaan pajak tahun ini berkisar 120 milyar dolar Taiwan, namun penerimaan bukan pajak, ada penerimaan dari penawaran 5G yang diprakirakan mencapai lebih dari 90 milyar dolar Taiwan, ditambah dengan profit dari gedung WTC hall III yang dapat menghasilkan lebih dari 30 milyar dolar Taiwan, terakhir berapa banyak penerimaan baru bisa diketahui pada akhir tahun ini.
Su Jian-rong juga mengakui, pada tahun ini ada anggaran khusus untuk revitalisasi, pengadaan peralatan militer, walaupun terbagi menjadi pinjaman tahunan, namun diprediksikan pada akhir tahun ini pinjaman akan berkisar antara 300-400 milyar dolar Taiwan, “menjadi beban berat”, namun kondisi keuangan beberapa tahun terakhir ini tergolong stabil, ada surplus pajak sehingga dapat dialokasikan untuk mengurangi beban utang.