History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Perkiraan tingkat tabungan 2020 Taiwan akan mencapai tertinggi dalam 32 tahun di tengah Covid-19

  • 06 July, 2020
  • 陳志勇
Perkiraan tingkat tabungan 2020 Taiwan akan mencapai tertinggi dalam 32 tahun di tengah Covid-19
Perkiraan tingkat tabungan 2020 Taiwan akan mencapai tertinggi dalam 32 tahun di tengah Covid-19

(Taiwan, ROC) - Tingkat tabungan nasional Taiwan diperkirakan mencapai 35,79% pada tahun 2020, tertinggi dalam 32 tahun, pada prinsipnya disebabkan oleh pandemi Covid-19 yang telah mengubah kebiasaan konsumsi rakyat dalam negeri, demikian berdasarkan laporan yang dirilis oleh Direktorat Jenderal Bujet, Akuntansi dan Statistik (DGBAS) Minggu, 5 Juli.

DGBAS menganalisis, akibat dampak Covid-19 terhadap pendapatan bisnis dan masyarakat, pengeluaran menjadi lebih sedikit, sehingga tingkat tabungan nasional Taiwan tahun ini diperkirakan naik 1,44 poin dari 2019 menjadi tertinggi sejak 1988.

Tabungan nasional suatu negara, jelas DGBAS, adalah persentase dari produk domestik bruto (PDB) yang disimpan oleh rumah tangga, perusahaan dan pemerintah, dibandingkan yang dibelanjakan.

Selain itu, lanjutnya, kelebihan tabungan negara, yaitu perbedaan antara tabungan domestik bruto dan investasi domestik bruto, diperkirakan naik menjadi sekitar NT$2,4 triliun untuk tahun ini.

Ini, menurut DGBAS, menunjukkan bahwa tingkat tabungan berlebih, yaitu rasio tabungan terhadap pendapatan nasional bruto, yang mencapai 12,35%, telah berturut-turut delapan tahun mencatat angka melampaui 10%.

Lembaga pendata statistik di bawah Kabinet itu juga memperkirakan, sehubungan dengan tingkat tabungan nasional yang akan mencatat rekor tertinggi baru sejak 1988, Taiwan kemungkinan akan melihat pertumbuhan yang tidak memadai dalam investasi dan konsumsi tahun ini.

Kamhon Kan (簡錦漢), kepala Institut Ekonomi di bawah Academia Sinica, mengatakan data DGBAS menunjukkan bahwa ekonomi Taiwan dibanjiri dana menganggur yang tidak diinvestasikan, yang dapat menyebabkan stagnasi ekonomi.

Menurutnya, akan menjadi strategi yang baik untuk mengarahkan dana menganggur itu ke dalam investasi yang substansial untuk membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi domestik.

Kan juga mengusulkan, Taiwan harus merestrukturisasi ekonominya yang berorientasi ekspor dan berusaha mendorong kebutuhan domestik untuk menghilangkan ketidakpastian dalam gejolak ekonomi global.

Komentar

Terbarumore