(Taiwan, ROC) - Cadangan devisa yang dimiliki Taiwan mencatat rekor jumlah tertinggi dalam sejarah pada akhir Mei, dan Taiwan mempertahankan posisinya sebagai pemegang cadangan devisa terbesar keempat di dunia, demikian berdasarkan pengumuman terbaru dari Bank Sentral ROC (CBC).
Data yang dikumpulkan oleh CBC menunjukkan cadangan devisa Taiwan pada bulan Mei mencapai US$484,52 miliar, naik US$2,73 miliar dari sebulan sebelumnya.
CBC menerangkan, peningkatan cadangan devisa tersebut sebagian disebabkan oleh pertumbuhan pengembalian dari manajemen cadangan devisa bank, sementara apresiasi mata uang seperti euro, menambah nilai aset ketika dikonversi ke Dolar Amerika.
Dengan demikian, Taiwan telah berturut-turut dua bulan menjadi pemegang cadangan devisa nomor 4 di dunia. Pada bulan April, Taiwan menggantikan Arab Saudi untuk mengambil posisi keempat untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir setelah valuta negara Timur Tengah itu menurun dengan anjloknya harga minyak mentah.
Daratan Tiongkok mempertahankan posisi nomor satu dengan cadangan devisa sebesar US$3,09 triliun, disusul di urutan kedua oleh Jepang yang memegang US$1,29 triliun dalam cadangan devisa, dan kemudian Swiss di urutan ketiga dengan cadangan devisa sebesar US$824,6 miliar, semuanya tercatat hingga akhir April, kata CBC.