(Taiwan, ROC) -- PM Su Tseng-chang pada hari Selasa ini (2/6) secara resmi mengumumkan cara pembelian “triple coupon”, warga hanya mengeluarkan uang sebesar 1.000 NTD bisa menukar triple coupon bernilai 3.000 NTD; bagi mereka yang termasuk kelompok ekonomi lemah, pemerintah langsung mentransfer uang tunai sebesar 1.000 NTD ke rekening agar masyarakat bisa membeli triple coupon tersebut.
Setiap warga dapat membeli triple coupon, termasuk bayi yang baru saja lahir sebelum 31 Desember 2020, 150.000 pengantin asing yang memiliki kartu residen, warga Republik Tiongkok yang tinggal di luar negeri serta tidak tercatat dalam kartu keluarga juga diizinkan membeli triple coupon. Triple coupon tidak dapat digunakan untuk pembelian online, hanya berlaku untuk pembelanjaan di toko nyata, tidak dapat digunakan untuk membayar uang sekolah, biaya pajak, membeli saham, voucher belanja, rokok dan asuransi. Triple coupon berlaku secara resmi mulai pada tanggal 15 Juli, masa penggunaannya dibatasi hingga 31 Desember 2019. PM Su Tseng-chang mengatakan, pemerintah mengeluarkan triple coupon dengan uang senilai 1.000 NTD berubah menjadi 3.000 NTD, berharap dapat meningkatkan daya konsumsi.
PM Su mengatakan, “Triple coupon ini menjadi uang yang dapat langsung dibelanjakan, dan wajib dipergunakan, hingga akhir tahun ini jika tidak dipakai maka akan hangus, maka wajib kamu gunakan. Uang senilai 1.000 NTD berubah menjadi 3.000 NTD, merupakan keberuntungan yang jarang didapatkan.”
Mengenai dunia luar yang mempertanyakan mengapa tidak langsung memberikan uang tunai 2.000 NTD atau kupon belanja senilai 2.000 NTD, PM Su Tseng-chang mengatakan, jika memberikan uang tunai 2.000 NTD maka hanya akan disimpan oleh masyarakat dan tidak dibelanjakan, sementara jika langsung memberikan kupon senilai 2.000 NTD juga tidak dapat berfungsi merangsang daya konsumsi, Yuan Pengawas menilai pengalaman pembagian kupon belanja di masa lalu tidak efektif merangsang perekonomian, karena itu pemerintah untuk kali ini tidak akan memakai cara yang sama.
Kamar Dagang Republik Tiongkok mengusulkan, dikarenakan program kupon revitalisasi terlalu kompleks, warga wajib mengeluarkan uang tunai sebesar 1.000 NTD untuk mendapatkan kupon ini. PM Su Tseng-chang mengemukakan, selain nominal triple coupon yang dikeluarkan pemerintah 3 kali lipat, pihak perusahaan juga akan menambah bonus, ia tidak beranggapan “ada orang bodoh yang menjualnya kepada Anda”. Ia juga menekankan, triple coupon juga didesain untuk menghindari pemalsuan, bagi yang melanggar aturan pemalsuan kupon juga akan ditindak pidana.