History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

NDC: Indikator ekonomi Taiwan turun untuk bulan keenam berturut-turut, menunjukkan ekonomi tetap lesu

  • 28 May, 2020
  • 陳志勇
NDC: Indikator ekonomi Taiwan turun untuk bulan keenam berturut-turut, menunjukkan ekonomi tetap lesu
NDC: Indikator ekonomi Taiwan turun untuk bulan keenam berturut-turut, menunjukkan ekonomi tetap lesu

(Taiwan, ROC) - Ekonomi Taiwan tetap lesu pada bulan April karena terdampak pandemi virus corona COVID-19, di mana produksi industri, penjualan dan pendapatan ritel/grosir semuanya melemah, demikian berdasarkan statistik terbaru yang dirilis oleh Dewan Pembangunan Nasional (NDC).

COVID-19 membuat banyak orang di Taiwan bersikap lebih konservatif, dan ini menyebabkan indikator utama, yang memprediksi kinerja ekonomi selama tiga hingga enam bulan ke depan, turun 1,94% untuk April dari bulan sebelumnya, yang merupakan penurunan berturut-turut paling tajam dalam enam bulan terakhir, jelas NDC.

Ketua NDC Wu Ming-hui (吳明蕙) mengatakan, “Indikator utama mencatat penurunan berturut-turut enam bulan, penurunan akumulatif mencapai 6,92%. Saat ini masih terus turun, maka secara keseluruhan ekonomi tetap lesu.”

Sementara itu, menurut NDC, indeks komposit indikator pemantauan, yang mencerminkan situasi ekonomi saat ini, tetap berada dalam kategori lampu kuning-biru setelah turun satu poin dari bulan sebelumnya menjadi 19 poin pada April.

Sekedar informasi, NDC menggunakan sistem lima warna untuk mengukur kinerja ekonomi, biru menunjukkan resesi ekonomi, kuning-biru mewakili kelesuan, hijau menandakan pertumbuhan stabil, kuning-merah mengacu pada ekonomi yang mulai menghangat dan merah melambangkan ekonomi yang terlalu panas.

Wu Ming-hui menerangkan, penyebaran COVID-19 telah mengurangi permintaan global sehingga merugikan ekonomi berorientasi ekspor Taiwan, namun sektor elektronik lokal mendapat dorongan dari meningkatnya permintaan untuk teknologi seperti 5G dan Internet of Things, sementara pembelajaran online dan pekerjaan jarak jauh juga menyebabkan permintaan yang lebih tinggi untuk komputer dan server notebook buatan Taiwan.

Selain itu, lanjut Wu, pemerintah juga sedang mempersiapkan langkah-langkah untuk merangsang konsumsi dan mendorong investasi, yang diharapkan akan selanjutnya menstabilkan perekonomian.

Komentar

Terbarumore