History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kung Ming-hsin: NTD 1.000 Ditukar dengan Kupon Belanja Senilai NTD 3.000

  • 25 May, 2020
  • 鄭蕙玲
Kung Ming-hsin: NTD 1.000 Ditukar dengan Kupon Belanja Senilai NTD 3.000
Kepala NDC Kung Ming-hsin tengah diwawancarai media radio

(Taiwan, ROC) Kepala Dewan Pengembangan Nasional (NDC), Kung Ming-hsin (龔明鑫) pada hari Senin ini (25/5) mengemukakan, pada perencanaan awal konsumen mengeluarkan biaya NTD 1.000 untuk mendapatkan kupon belanja senilai NTD 3000, tanpa membedakan kondisi ekonomi rumah tangga dan usia, kupon ini diterapkan secara langsung, walaupun masih belum diputuskan namun pembahasan kupon belanja ini akan diperluas.

Yuan Legislatif mengumumkan program revitalisasi perekonomian akan dimulai pada bulan Juli yang bertepatan dengan liburan musim panas, Menko Shen Jong-chin(沈榮津) mengutarakan, kupon belanja baik yang berbentuk kupon kertas, pembayaran elektronik dan kupon elektronik dengan 3 cara ini yang akan diberlakukan serta masih dapat menggunakan pembayaran secara kartu kredit, maka warga dapat memilih cara manakah yang lebih praktis dan dijadwalkan penerapan kupon ini akan diluncurkan secara resmi pada bulan Juli.

Kepala NDC, Kung Ming-hsin pada hari ini saat diwawancarai media radio dan menyampaikan, ada saran bahwa konsumen mengeluarkan biaya NTD 1000 untuk mendapatkan kupon belanja senilai NTD 3.000, tanpa membatasi kondisi ekonomi dan kelompok usia, kupon ini tidak dapat digunakan untuk pembelanjaan di e-commerce, hanya dapat dibelanjakan di toko-toko nyata termasuk taksi, kereta api, HSR dan lainnya, diharapkan juga dapat dibelanjakan di pasar malam, namun program ini hingga saat ini masih belum diputuskan.

Kung Ming-hsin mengemukakan, masih ada bantuan senilai NTD 1.000 yang dialokasikan untuk kelompok ekonomi lemah atau kaum berpendapatan menengah ke bawah, adalah program lainnya yang juga akan dilakukan.

Mengenai alasan tidak membagikan uang tunai, Kung Ming-hsin mengemukakan, tujuan pembagian uang kas bukan untuk merevitalisasi perekonomian melainkan memberikan bantuan penyelamatan, pemerintah dalam masa pemberian dana bantuan penyelamatan telah memberikan uang tunai, namun orang yang dibantu adalah orang tertentu, sementara untuk program revitalisasi, seperti sebelumnya mantan presiden Ma Ying-joeu pada saat krisis moneter juga membagikan kupon berkonsumsi bukan uang tunai, karena dikuatirkan setelah masyarakat mendapat uang tunai tetapi tidak dibelanjakan, sehingga tidak mampu mencapai sasaran, pada awalnya membagikan voucher belanja namun tidak mencapai target yang diharapkan.

Dalam interview ini, Kung Ming-hsin mengatakan berkaitan dengan skala kupon belanja, untuk saat ini perencanaan sudah hampir selesai, namun program keseluruhan masih menunggu diputuskan oleh Yuan Eksekutif, dapat dipastikan pembahasan ini akan mengarah pada skala diperluas, dan masih menunggu instruksi dari PM Su Tseng-chang, yang menerapkan hasil lebih gampang diperoleh masyarakat, sangat bermanfaat untuk mendongkrak daya konsumsi.

Berkaitan dengan tidak ada pembatasan untuk kondisi ekonomi rumah tangga dan pembatasan usia, Kung Ming-hsin mengatakan, program revitalisasi berbeda dengan program penyelamatan ekonomi, untuk program penyelamatan lebih difokuskan pada bantuan darurat atau membantu pengurangan kemiskinan, ada target yang spesifik, sementara untuk program revitalisasi bertujuan meningkatkan daya konsumsi, diperuntukkan kepada siapapun asalkan berkeinginan untuk konsumsi agar dapat menggerakan roda perekonomian.

Komentar

Terbarumore