History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Produksi industri Taiwan naik selama dua bulan berturut-turut

  • 23 January, 2020
  • 陳志勇
Produksi industri Taiwan naik selama dua bulan berturut-turut
Produksi industri Taiwan naik selama dua bulan berturut-turut

(Taiwan, ROC) - Produksi industri Taiwan naik untuk bulan kedua berturut-turut pada Desember 2019, pada hakikatnya disebabkan oleh meningkatnya investasi oleh pabrikan Taiwan, demikian berdasarkan laporan terbaru dari Kementerian Ekonomi (MOEA).

Data MOEA menunjukkan bahwa indeks produksi industri untuk Desember naik 5,99% dari tahun sebelumnya menjadi 117,11, setelah mencatat kenaikan year-on-year setinggi 1,79% pada November.

Menurut laporan, sub-indeks untuk sektor manufaktur, yang menyumbang lebih dari 90% dari total produksi industri, tumbuh 6,37% dari 118,79 yang dicatat setahun sebelumnya; sedangkan dihitung secara bulanan, indeks produksi industri Desember naik 2,87%, dengan sub-indeks untuk sektor manufaktur naik 3,04%; dan setelah penyesuaian musiman, indeks produksi industri Desember meningkat 1,35 dari bulan sebelumnya, dan sub-indeks manufaktur naik 1,7%.

Pada kuartal keempat tahun lalu, produksi industri naik 1,64% dari tahun sebelumnya, sementara sub-indeks untuk sektor manufaktur juga tumbuh 1,64%. Namun untuk keseluruhan tahun 2019, produksi industri tahunan turun 0,32%, dengan produksi yang dihasilkan oleh pabrikan turun 0,37%, mencerminkan penurunan kebutuhan global akibat perang perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok, jelas MOEA.

Wakil Ketua Departemen Statistik MOEA Wang Shu-chuan (王淑娟) menguraikan, produksi di sektor manufaktur menurun pada paruh pertama tahun lalu, tetapi membaik pada paruh kedua, karena banyak perusahaan Taiwan meningkatkan investasi mereka di dalam negeri untuk menghindari tarif Amerika Serikat lebih tinggi untuk barang produksi Tiongkok.

Namun sehubungan dengan munculnya optimisme bagi diredakannya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok, kebutuhan lebih tinggi diperkirakan muncul untuk sektor manufaktur lokal karena klien sedang membangun kembali inventaris mereka.

Menurut Wang, pada kuartal pertama tahun ini, produksi yang dihasilkan oleh pabrikan diperkirakan akan naik sekitar 5% dari tahun sebelumnya, namun produksi manufaktur kemungkinan akan menunjukkan penurunan tahunan 3-8% pada Januari karena liburan Tahun Baru Imlek sepanjang tujuh hari.

Komentar

Terbarumore