(Taiwan, ROC) -- Dewan Pengembangan Perdagangan Eksternal Taiwan (TAITRA) hari Rabu (18/12) mendirikan “Pusat Pertukaran Bisnis Taiwan-Amerika Serikat” untuk menyambungkan instansi terkait Taiwan dan Amerika Serikat, menyediakan layanan negosiasi, informasi, analisa penelitian, rujukan, pertukaran dan lainnya. Di bawah perang dagang Daratan Tiongkok dan Amerika Serikat, perombakan rantai pasokan, dan lokalisasi. TAITRA beranggapan Interaksi ekonomi dan perdagangan Taiwan-AS perlu ditingkatkan dari hubungan kerja sama rantai pasokan menjadi kemitraan, sedangkan pembentukan pusat pertukaran bisnis Taiwan-AS adalah pendekatan satu jendela yang menghubungkan hubungan resmi Taiwan dan Asosiasi Amerika di Taiwan, kantor pemerintah negara bagian AS, Kamar Dagang Amerika di Taipei dan instansi lainnya, yang menyediakan layanan multi-arah untuk perusahaan dari kedua pihak.
Chairman TAITRA, James Huang mengatakan, “Yang pertama adalah saling investasi, satunya lagi adalah saling membuka pasar, untuk itu dikedepannya kita akan ada banyak peluang mengelar kegiatan seperti seminar penelitian situasi bisnis, penjelasan investasi dan lainnya, saya yakin banyak pemerintah negara bagian yang berharap dapat bersama kita mengelar forum penjelasan investasi di negara-negara bagian di Amerika Serikat, selain itu kami juga akan membentuk rombongan pebisnis untuk melakukang kunjungan ke sana.”
James Huang menegaskan, hubungan Taiwan dan Amerika Serikat sudah masuk ke dalam hubungan kemitraan, ia terlebih dulu akan menyambangi yayasan dan perusahaan terkait dalam negeri, untuk mendalami bidang dan minat berinvestasi ke Amerika Serikat, pendapat mereka mengenai pasar, memperkenalkan layanan dari pusat pertukaran bisnis, dan topik-topik khusus produksi, mengorganisir industri dan berkomunikasi secara mendalam dengan pihak Amerika Serikat.
Wakil Menteri Ekonomi, Wang Mei-hua sangat optimis dengan pusat pertukaran bisnis yang dipromosikan oleh TAITRA ini dapat memperdalam hubungan kerja sama antara Taiwan dan Amerika Serikat, ia juga mengemukakan perdagangan ekonomi swasta kedua belah pihak juga sangat besar, tentu akan sangat membantu mempercepat pembicaraan dan persetujuan dengan pihak otoritas, ini merupakan dasar kerja yang baik. mengenai kemungkinan masih ditutupnya Perjanjian Perdagangan Bebas Taiwan dan Amerika Serikat (TIFA), Wang Mei-hua menyampaikan, akan melihat apakah tahun depan ada kemungkinan untuk membicarakannya.