(Taiwan, ROC) – Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak Bumi atau OPEC usai menggelar rapat bersama Rusia pada hari Jumat tanggal 6 Desember memutuskan untuk dapat melakukan pengurangan produksi minyak sebanyak 500 ribu barel per harinya.
Merujuk kepada pers rilis, disebutkan bahwa ada beberapa negara produksi minyak bumi yang mengajukan program pengurangan produksi minyak di dalam rapat, sehingga diputuskan pengurangan minyak sebanyak 500 ribu barel per hari, akan mulai berlaku secara efektif pada Januari 2020 mendatang.
Sehubungan dengan keputusan yang diambil tersebut, segera berdampak kepada kenaikan harga minyak sejak tanggal 6 Desember.
Adapun harga minyak di pasar New York, naik menjadi US$ 59,2 per barel, atau naik sebesar 7,3%. Sementara harga minyak di pasar London, juga mengalami kenaikan menjadi US$ 64,3 per barelnya.