History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

MOE: Pembangunan Fasilitas Pendukung Kendaraan Listrik Menjadi Prioritas Saat Ini

  • 29 November, 2019
  • 曾秀情
MOE: Pembangunan Fasilitas Pendukung Kendaraan Listrik Menjadi Prioritas Saat Ini
Wakil Menteri Ekonomi, Lin Chuan-neng

(Taiwan, ROC) --- Guna mempromosikan industri kendaraan listrik, pemerintah telah menawarkan sejumlah subsidi terkait. Namun demikian, terhitung tahun mendatang draf undang-undang dari Ditjen Perlindungan Lingkungan (EPA), membatalkan subsidi pembelian kendaraan baru sebesar NT$ 3.000. Pembatalan ini diganti dengan program "Penukaran Kendaraan Lama dengan Kendaraan Baru", dengan total subsidi NT$ 5.000. Kementerian Ekonomi (MOE) juga mengumumkan penawaran lainnya. Terhitung tahun mendatang, untuk pembelian kendaraan elektrik baru, akan diberikan subsidi NT 10.000, dengan perincian sebagai berikut; NT$ 7.000 untuk pembelian kendaraan baru dan NT$ 3.000 untuk penggunaan baterai produksi domestik. Program subsidi ini mendapatkan respons negatif dari 'Asosiasi Industri Energi Cerdas Taiwan' (TAISEIA). TAISEIA menilai jumlah subsidi yang menurun, tentu akan memberikan dampak bagi perkembangan industri kendaraan listrik dalam negeri.

Pada tanggal 29 November 2019, MOE memberikan tanggapannya. Wakil Menteri Ekonomi, Lin Chuan-neng (林全能) menyampaikan bahwa pemerintah menyadari peningkatan sektor kendaraan listrik di Taiwan mulai berkembang, terutama dalam kurun waktu 2 hingga 3 tahun terakhir. Oleh karena itu, pemerintah harus menyesuaikan regulasi pemberian subsidi ke para pengguna. Saat ini, Taiwan juga tengah mengembangkan fasilitas pendukung kendaraan listrik.

Lin Chuan-neng mengatakan, "Mungkin Anda menyadari nominal pemberian subsidi kami bagi pembeli kendaraan listrik, tidak sebanyak dulu. Namun demikian, kami tetap mempertahankan proporsi yang seimbang. Untuk sektor pembangunan fasilitas pendukung kendaraan listrik, kami tidak mengurangi jumlah anggarannya; misalnya pengisian dan penukaran baterai. Saya rasa, kami harus menanggapi kekhawatiran para pelaku usaha. Pengusaha dapat berpikir dari sisi pembangunan fasilitas yang terus kami kerjakan".

Lin Chuan-neng menekankan bahwa pihaknya akan terus meninjau reaksi pasar, dalam menyesuaikan pemberian subsidi. Di saat yang sama, pemerintah juga berharap dapat membuat terobosan dan meningkatkan daya saing di sektor industri baterai kendaraan elektrik.

Menanggapi permintaan pasar yang tiba-tiba meningkat di bulan Desember ini, Wamenko Lin mengemukakan, kebijakan pemerintah sedikit banyak akan mempengaruhi tingkat penjualan kendaraan listrik. Meski demikian, tren ini hanya berlangsung sementara dan akan kembali normal. Di sisi lain, jika fasilitas yang dikembangkan pemerintah telah memadai, maka kelak dapat menggenjot angka penjualan. Ia melanjutkan bahwa penyesuaian program subsidi, bukan menjadi satu-satunya faktor yang dapat mempengaruhi sektor kendaraan elektrik.

Komentar

Terbarumore