(Taiwan, ROC) -- Perusahaan kompilasi indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) akan melakukan penyesuaian ekuitas yang baru diberlakukan kembali tanggal 27 November 2019 mendatang, dunia luar memperkirakan akan ada NTD10 milyar lebih modal pasif dari bursa saham Taiwan yang mengalir keluar. Terkait hal ini, Kepala Badan Pengawas Keuangan (Financial Supervisory Commission,FSC), Wellington Koo hari Senin (25/11) di Yuan Legislatif mengemukakan, saat ini pergerakan bursa saham Taiwan adalah investor asing mentransfer masuk dan dengan agresif mengelolanya, sedangkan dilihat dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, setelah MSCI melakukan penyesuaian, investor asing tetap akan menyukai saham Taiwan, jadi saat ini pengaruhnya tidak terlalu besar.
MSCI mengeluarkan perkiraan indeks paruh tahunan terbaru yang mana kepemilikan saham A Daratan Tiongkok apabila memasukkan unsur interen mengalami penambahan dari 15% menjadi 20%, sedangkan untuk pasar baru berkembang dunia dan benua asia kecuali Jepang, ekuitas Taiwan akan berkurang masing-masing 0,37% dan 0,47%. Penyesuaian kali ini baru akan berlaku kembali 27 Nov, dunia luar mengkhawatirkan NT50-60 milyar saham pasif Taiwan akan mengalir keluar.
Terkait hal ini, Ketua FSC, Wellington Koo hari Senin (25/11) ketika diwawancarai di Yuan Legislatif menyampaikan, saham pasif yang mengalir keluar ada kaitannya dengan penyerapan MSCI, tetapi saat ini pergerakan bursa saham Taiwan adalah investor asing mentransfer masuk dan dengan agresif mengelolanya, ditambah dengan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, diperkirakan penyesuaian kali ini tidak berpengaruh besar terhadap saham Taiwan.
Wellington Koo mengatakan, “Sekarang ini yang terlihat landasan dasar saham Taiwan, rasio tingkat bunga dan profit masih rasional, dilihat dari hasil beberapa tahun ini MSCI melakukan penyesuaian, ternyata investor asing masih menyukai pasar kita ini.”
Wellington Koo mengemukakan, akan tetap terus memantau situasi, bahkan akan meningkatkan kesehatan dari bursa saham Taiwan, Wellington Koo beranggapan, dibandingkan dengan pasar saham Daratan Tiongkok, informasi dari saham Taiwan lebih transparan, mengenai laporan keuangan saham A Daratan Tiongkok yang kerap kali diragukan, sedangkan untuk pasar saham Taiwan dikelola dengan baik.
Terkait data statistik FSC untuk bulan Oktober lalu dimana perusahaan Taiwan yang terdaftar dalam Penawaran Umum Perdana (IPO) hanya 31 perusahaan, menurun drastis sebanyak 37% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, Wellington Koo mengemukakan, alasan utama adalah dipengaruhi dengan situasi dunia internasional, dan pengaruh ini tidak hanya pada Taiwan tetapi juga pada negara-negara di dunia.