History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

TIER: Taiwan Tidak Mungkin Dikategorikan Sebagai Negara Pengontrol Suku Bunga oleh Amerika

  • 04 October, 2019
  • 曾秀情
TIER: Taiwan Tidak Mungkin Dikategorikan Sebagai Negara Pengontrol Suku Bunga oleh Amerika
Kepala Pusat Prediksi Perekonomian TIER Sun Ming-te

(Taiwan, ROC) – Sehubungan dengan perang dagang antara Amerika dan Daratan Tiongkok yang masih terus berkelanjutan, membuat banyak pihak yang melakukan pemesanan manufaktur produk dengan pihak Taiwan, dan tidak sedikit pengusaha Taiwan yang mulai kembali melakukan investasi di Taiwan, guna menghindari pemungutan pajak produk yang tinggi. Namun Gubernur Bank Sentral Yang Chin-lung sehari sebelumnya saat hadir dalam rapat sidang interpelasi di Yuan Legislatif, menyampaikan peringatan bahwa Taiwan hingga saat ini dan tahun depan, masih akan terus mendapatkan pengaruh akibat perang dagang yang terjadi antara Amerika dan Daratan Tiongkok, yang mana akan menaikkan nilai neraca perdagangan luar negeri. Namun di waktu yang bersamaan, Amerika merujuk kepada pamahaman arti negara pengontrol suku bunga, yang terdiri dari 3 indeks, maka pada tahun ini, Taiwan akan bisa mencapai tahapan yang disebut “Memiliki jeda perbandingan neraca perekonomian yang besarm yang mana surplus tersebut lebih tinggi 3% dari GDP yang ada”. Jika perang dagang masih terus berkelanjutan, dan surplus perdagangan Amerika akan terus meningkat, dimana saat menyentuh lebih dari US$ 20 milyar, maka akan dikategorikan telah memenuhi indeks ke dua, sehingga dikhawatirkan Taiwan akan dimasukkan ke dalam daftar nama negara pengontrol suku bunga.

Kepala Pusat Prediksi Perekonomian TIER Sun Ming-te pada hari Jumat tanggal 4 September saat menerima wawancara menjelaskan bahwa sebelumnya Taiwan memang sempat dimasukkan ke dalam daftar negara yang perlu diamati, dan dengan kondisi yang ada saat ini, maka berkemungkinan untuk dimasukkan kembali ke dalam daftar negara yang patut untuk diperhatikan lebih lanjut, namun untuk dapat memenuhi ke tiga indeks yang dijadikan patokan sebagai negara pengontrol suku bunga, maka itu merupakan hal yang tidak mungkin.

Sun Ming-te mengatakan, “Namun sebenarnya ke dua indeks yang disebutkan tersebut, kita belum tentu dapat memenuhinya, oleh karena itu saya berpendapat kemungkinan Taiwan untuk dimasukkan ke dalam daftar negara pengontrol suku bunga sangatlah tidak mungkin. Namun Taiwan memang pernah dimasukkan ke dalam daftar negara yang patut diamati, dan ini lebih memungkinkan, terutama jika surplus perdagangan terus mengalami peningkatan. Namun di depan kita masih ada Vietnam, dan Vietnam sendiri memiliki nilai surplus yang jauh lebih besar. Dalam perang dagang yang terjadi antara Amerika dan Daratan Tiongkok, maka negara yang mendapatkan keuntungan pertama adalah Vietnam, yang kedua barulah Taiwan, dan kelak ke depannya, berkemungkinan akan menjadi negara yang diperhatikan secara khusus oleh Amerika.”

Berkenaan dengan berapa lamakan masa waktu pergantian permintaan manufaktur produk, Sun Ming-te memiliki pendapat yang sama dengan Yang Chin-lung, yakni setidaknya tahun ini dan tahun depan akan masih terus berkelanjutan. Tetapi apakah akan terus berkelanjutan lama, perubahan ini tampaknya tidak begitu banyak, tetapi semuanya memang sulit untuk diprediksi. Oleh sebab itu, perusahaan yang terkena dampak akibat perang dagang, seharusnya dapat lebih berhati-hati dan bersikap bijak dalam menentukan jalan pilihan, yakni terus bertempur dan maju ke depan.

Komentar

Terbarumore