(Taiwan, ROC) -- Jasa pengiriman makanan semakin lama semakin umum, keamanan dari pekerja layanan juga menjadi perhatian. Kementerian Tenaga Kerja mengumumkan “pedoman keamanan kerja jasa pengiriman makanan” yang di dalamnya termasuk apabila bertemu dengan hari angin topan, pihak pengelola harus mempertimbangkan situasi dan kondisi angina dan hujan, jika cuaca semakin memburuk maka harus menghentikan layanan pengiriman makanan.
Biro Penempatan Kementerian Tenaga Kerja mengumumkan “pedoman keamanan kerja jasa pengiriman makanan” yang memfokuskan pada pencegahan dan penanggulanan kecelakaan lalu lintas, pencegahan resiko akibat kepanasan dan pengendalian pengawasan keamanan lainnya, konten panduan termasuk bagaimana melakukan pemeriksaan volume bahan bakar, lampu, fungsi rem, ban dan situasi kendaraan lainnya apakah resiko yang dihadapi ini perlu diasuransikan, begitu pula kepatuhan lalu lintas untuk menghindari resiko kecelakaan lalu lintas, tidak menerobos atau kebut. Pada bagian resiko kepanasan juga meminta kebutuhan minuman yang memadai, pakaian kerja yang tidak membuat panas, waktu istirahat dan lainnya.
Yang harus diperhatikan adalah, pada saat pemerintah mengumumkan libur bencana alam untuk sekolah dan kerja seperti libur taifun atau lainnya, dalam buku pedoman juga meminta pelaku usaha seharusnya mempertimbangan situasi dari berbagai informasi, apabila dipastikan atau ada perkiraan ada resiko badai angin dan hujan maka harus menghentilan layanan pengiriman makanan ; apabila tingkat angin taifun menengah atau rendah, juga harus melakukan persiapan pengamanan terkait.
Kepala Kabag Penempatan, Lee Wen-jin mengatakan, “Ia memerlukan sebuah mekanisme untuk memperkirakan resiko, memperkirakan seberapa besar resikonya, seperti badai angin dan hujan, tentu ini tidak boleh melakukan aktivitas pengiriman makanan, apabila resiko untuk angin topan tingkat rendah dan menengah, dirasakan masih boleh mengantar makanan maka harus mengunakan perlengkapan yang mamadai seperti menggunakan kendaraan yang lebih aman, membatasi hanya mengantar di wilayah yang aman, tetapi pada dasarnya tidak boleh melakukan layanan pengantaran makanan.”
Lee Wen-jin juga menegaskan, apabila pengelola memperkirakan resiko yang ada kecil tetapi petugas layanan pengiriman makanan beranggapan resikonya tinggi, maka petugas layanan berhak untuk menolak, pelaku bisnis tidak boleh memaksa.