History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

MOE: Taiwan Berharap dapat Disertakan dalam Perjanjian CPTPP

  • 06 September, 2019
  • 曾秀情
MOE: Taiwan Berharap dapat Disertakan dalam Perjanjian CPTPP
“Forum Ekonomi Keberlanjutan Taiwan-Jepang 2019”

(Taiwan, ROC) --- Taiwan berharap dapat bergabung dalam kerangka kerja sama “Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership” (CPTPP). Pada tanggal 6 September 2019, Wakil Menteri Ekonomi Wang Mei-hua (王美花) hadir dalam “Forum Ekonomi Keberlanjutan Taiwan-Jepang”. Dalam forum tersebut, Wang Mei-hua menyampaikan bahwa dirinya berharap Jepang dapat memberikan dukungannya bagi Taiwan.

Pada tanggal 5 September 2019, Chinese National Association of Industry and Commerce (CNAIC) bersama dengan Taiwan Institute for Sustainable Energy (TAISE) menggelar “Forum Ekonomi Keberlanjutan Taiwan-Jepang 2019”. Beberapa federasi asal Jepang juga akan hadir dalam forum ini; meliputi Kansai Economic Federation, Hokkaido Economic Federation, Kyushu Economic Federation, Central Japan Economic Federation, Shikoku Economic Federation dan Japan Business Federation.

Ketua CNAIC, Lin Po-fong (林伯豐) menyampaikan perjanjian CPTPP yang dipimpin oleh Jepang sudah berjalan semenjak bulan Desember tahun lalu. Situasi ekonomi perdagangan di kawasan Asia Pasifik, pasti akan mempengaruhi kebijakan dan strategi yang akan diterapkan oleh Taiwan. Pelaku usaha tentu akan menghadapi tantangan dan peluang yang baru. Oleh karena itu, guna meningkatkan daya saing pengusaha lokal, Taiwan terus mengupayakan untuk dapat bergabung dalam kerangka kerja sama tersebut.

Dalam pidatonya, Wang Mei-hua mengemukakan, bergabung dengan CPTPP merupakan tujuan utama Taiwan. Dirinya juga berharap bahwa seluruh sektor industri dan pemerintah Jepang memberikan dukungannya. Dengan demikian hubungan keduanya akan lebih erat. Melalui konsensus antar Taiwan dengan Jepang, diharapkan mampu menciptakan pasar baru, yang tentunya dapat menciptakan pencapaian maksimal.

Wang Mei-hua melanjutkan situasi ekonomi dan perdagangan global kini kian tidak menentu. Hal ini tentu memberikan tantangan dan peluang tersendiri bagi Taiwan. Ini juga pertama kalinya dalam kurun waktu 20 hingga 30 tahun terakhir, banyak pengusaha Taiwan yang dahulunya membangun pabrik di Daratan Tiongkok, berbondong-bondong kembali ke Taiwan. Penanaman investasi yang diterapkan tentu dapat mendorong pembangunan berkelanjutan di dalam negeri. Wang Mei-hua berharap peluang emas yang kini dimiliki Taiwan dapat diketahui oleh pelaku industri Jepang. Dengan demikian dapat meningkatkan jumlah kerja sama antar kedua negara.

Dari 11 negara anggota CPTPP, tersisa 4 negara yang masih menunggu proses persetujuan dalam negeri; di antaranya Chili, Peru, Brunei Darussalam dan Malaysia. Wang Mei-hua menyampaikan Kementerian Ekonomi akan terus mengupayakan untuk memperoleh dukungan dari negara-negara anggota. CPTPP sendiri akan terus menyelesaikan proses pendaftaran yang ada.

Komentar

Terbarumore