(Taiwan, ROC) – Pada tanggal 1 Agustus 2019, Presiden Tsai Ing-wen mengemukakan bahwa perekonomian Taiwan di kuartal kedua tahun ini mengalami peningkatan. Berdasarkan data statistik yang dirilis oleh Direktorat Jenderal Bujet, Akuntansi dan Statistik (DGBAS), tingkat pertumbuhan ekonomi Taiwan di kuartal kedua merupakan yang tertinggi di ruang lingkup Macan Asia. Total investasi dari pengusaha Taiwan yang memutuskan kembali ke tanah air, mendekati angka NT$ 500 miliar. Ini juga telah melampaui target dari yang semula ditetapkan.
Melalui akun Facebooknya, Presiden Tsai Ing-wen menuliskan, membaiknya perekonomian Taiwan tentu tidak lepas dari upaya masyarakatnya. Menurut data statistik tingkat pertumbuhan ekonomi kuartal kedua yang dirilis DGBAS, Taiwan diketahui unggul di ruang lingkup Macan Asia. Di antaranya; Taiwan dengan nilai 2,41%; Korea Selatan 2,1%; Hong Kong 0,6%; dan Singapura 0,1%.
Kepala Negara menambahkan bahwa pencapaian positif yang berhasil diraih Taiwan, tentu tidak lepas dari upaya keras pemerintah dan rakyat banyak. Selama 3 tahun terakhir, berbagai langkah dikerahkan untuk memulihkan perekonomian Taiwan. Guna menanggulangi perang dagang antar Amerika Serikat dengan Daratan Tiongkok, pemerintah berupaya keras membantu pengusaha Taiwan untuk kembali menanamkan investasinya di tanah air. Kini, usaha keras tersebut telah berbuah manis.
Nilai pertumbuhan ekonomi Taiwan yang mencapai 2,41% dikabarkan telah melampaui target yang ditetapkan. Menilik dari tingkat ekspor ke Amerika Serikat, Taiwan menduduki tingkat pertama, dengan nilai pertumbuhan 17,4%. Efek peralihan pesanan berjalan dengan sempurna. Ekspor elektronik dan produk optik Taiwan ke Amerika Serikat, meningkat 90% di semester pertama. Nilai investasi yang dibawa pulang oleh pengusaha Taiwan mencapai NT$ 500 miliar.
Kepala Negara mengemukakan, selanjutnya ia akan mengintegrasikan pengalaman negosiasi di pangsa internasional dan mengembangkan perekonomian Taiwan. Pemerintah akan bekerja sama dengan sektor swasta dan perlahan-lahan mengimplementasikan ragam investasi baru; misal pembangunan pabrik dan jalur produksi yang baru.