(Taiwan, ROC) - Indeks harga konsumen (IHK) Taiwan untuk Mei 2019 mencatat kenaikan tahunan 0,94%, level tertinggi dalam tujuh bulan.
Berdasarkan laporan IHK bulanan yang dipublikasi oleh Direktorat Jenderal Bujet, Akuntansi dan Statistik (DGBAS), Rabu, 5 Juni, penyebab utama kenaikan tersebut adalah meningkatnya harga sayuran dan buahan akibat kerusakan hujan deras 17 Mei, di mana harga sayuran meningkat 26,24%, mencatat rekor tertinggi untuk 15 bulan terakhir.
Mengesampingkan unsur musim seperti pengambangan harga buahan, sayuran dan sumber daya, IHK Inti Taiwan untuk Mei 2019 mencatat kenaikan tahunan 0,62%, naik 0,04% dibandingkan kenaikan 0,58% sebulan sebelumnya. Sedangkan kalau dihitung secara bulanan, IHK Taiwan bulan Mei lebih tinggi 0,15% dibandingkan April, tapi setelah penyesuaian musim kenaikan tersebut hanya mencapai 0,06%.
Spesialis DGBAS Hsu Chien-chung (徐健中) menganalisis, statistik terbaru ini menunjukkan bahwa pengambangan IHK di Taiwan masih cukup stabil dan kemungkinan bagi deflasi sangatlah kecil.
Perihal kenaikan IHK akibat meningkatnya harga sayuran dan buahan, Hsu berpendapat, harga kedua bahan makanan pokok itu akan kembali ke level normal setelah cuaca stabil kembali, dan ini akan selanjutnya menurunkan IHK ke level normal.
Sementara itu, laporan DGBAS juga menunjukkan, indeks harga grosir (IHG) Taiwan Mei 2019 mencatat level lebih rendah 0,23% daripada Mei 2018, namun kenaikan bulanannya mencatat peningkatan sebanyak 0,78%.