History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Perubahan yang Dibawa Perang Perdagangan Tidak akan Secepat Fenomena Krisis Moneter Sebelumnya

  • 04 June, 2019
  • 尤繼富
Perubahan yang Dibawa Perang Perdagangan Tidak akan Secepat Fenomena Krisis Moneter Sebelumnya
Perubahan yang Dibawa Perang Perdagangan Tidak akan Secepat Fenomena Krisis Moneter Sebelumnya

(Taiwan, ROC) --- Situasi perang perdagangan antar 2 negara adidaya kian memanas. Mantan Menteri Ekonomi meramalkan konflik ini akan terus berlanjut. Nilai ekspor untuk semester pertama di tahun ini, dikabarkan menurun. Diperkirakan pada bulan Juli mendatang, nilai ekspor baru mulai dapat membaik. Sekarang setelah negosiasi antar kedua belah pihak gagal, faktor-faktor ketidakberuntungan dikabarkan akan terus meluas. Terkait akan nilai ekspor selanjutnya, Kementerian Ekonomi pada Selasa (4/6) mengemukakan investigasi berikutnya belum dilakukan. Namun demikian, konflik perdagangan kali ini berdampak langsung bagi sektor teknologi dan industri elektronik. Di tengah buntunya negosiasi antar Daratan Tiongkok dengan Amerika Serikat, membuat situasi ketidakpastian kian meningkat, yang pada akhirnya akan menyulitkan prospek pasar di masa mendatang. 

Terkait apakah akan terjadi kembali krisis moneter yang lebih besar, Kementerian Ekonomimenilai sikap optimis dari para produsen yang terus merespons reaksi pasar, dirasa dapat menekan hal yang lebih buruk terjadi.

Kepala Divisi Statistik Kementerian Ekonomi, Lee Lin-jean (林麗貞) mengatakan, “Terkait dengan nilai ekspor, jika menilik dari keadaan saat ini, maka tidak akan ada perubahan yang cukup berarti. Jika dikaitkan dengan peristiwa krisis moneter sebelumnya, saya rasa agak sedikit berbeda, mengingat krisis sebelumnya terjadi begitu cepat. Dikarenakan saat ini, para produsen terus merespons reaksi pasar dan kami juga terus mengusahakan langkah penanggulangan, jadi kami masih memiliki sedikit waktu untuk berjaga-jaga. Jika melihat rasio waktunya, konflik perdagangan kali ini tidak dapat berubah secepat krisis moneter sebelumnya.” 

Kementerian Ekonomi menambahkan pemerintah akan terus mengantisipasi situasi perdagangan saat ini dan akan merespons lebih awal, guna untuk mengambil peluang dalam rangka meningkatkan transformasi industri. 

Komentar

Terbarumore