(Taiwan – ROC) -- Perang dagang antara Amerika Serikat dan Daratan Tiongkok dikhawatirkan akan terus berlanjut, hal ini membuat pengusaha Taiwan membawa investasinya kembali pulang ke Taiwan. Divisi Penanaman Modal, Kementerian Ekonomi beberapa hari lalu mengelar rapat peninjauan bersama program “menyambut kepulangan investor pengusaha Taiwan”, mengesahkan beberapa industri teknologi seperti Univacco Technology, Jumbo Home Deco Corp serta lainnya, juga untuk pabrik perakitan besar, komponen elektronik, suku cadang dan logam presisi tinggi, dengan nilai investasi hampir mencapai NTD40 milyar, diperkirakan peluang investasi akan bertambah hingga mencapai NTD400 milyar.
Kementerian Ekonomi yang pada awalnya memperkirakan target investasi yang kembali pulang ke Taiwan bisa mencapai 250 milyar, tetapi setelah ditambah 40 milyar sehingga mencapai NTD279,5 milyar, target yang ditetapkan lebih awal tercapai, untuk itu dalam laporan Presiden Tsai Ing-wen sebelumnya target tahunan sebesar NTD500 milyar.
Investor Taiwan kembali pulang, bank-bank umum juga telah mempersiapkan diri untuk menyambutnya. Taiwan Bank yang juga melihat tendensi arus balik investor Taiwan pada bulan Maret kemarin sudah mempromosikan pinjaman kredit bagi pengusaha Taiwan dengan target 100 milyar. CEO Taiwan Bank, Joseph Lyu hari Rabu (22/5) menyampaikan, pinjaman pengusaha Taiwan mengalir kembali, dalam waktu 2 bulang sudah melegalisir pinjaman sebesar 6 milyar lebih, setiap investor Taiwan menginvestasi NTD1 dapat menggerakkan finansial sebesar NTD1 – 2, semua pergerakan ekonomi berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi.
Joseph Lyu mengatakan, “Berhubung pengusaha Taiwan yang kembali ke Taiwan merupakan pengusaha besar, mulai dari kunjungan sampai pengesahan dokumen memerlukan waktu sekitar 1 hingga 2 bulan, mungkin dalam setahun kami bisa mendapatkan 100 milyar, karena hingga saat ini saja sudah sekitar 280 milyar investasi dari pengusaha Taiwan, setiap 1 dollar Taiwan investasi dapat menggerakkan finansial sekitar NTD1-2”
Joseph Lyu juga mengemukakan, perang dagang Amerika Serikat dan Daratan Tiongkok menghantam pengusaha Taiwan, tetapi juga membuat investasi pengusaha Taiwan mengalir balik ke Taiwan dan ke negara-negara yang menjadi target kerja sama kebijakan baru ke arah selatan, memberikan dampak positif bagi perkembangan ekonomi secara keseluruhan, untuk itu ia merasa pengaruh perang dagang ini bisa jangka pendek bagi pengusaha Taiwan, dan jangka panjang bagi Taiwan sendiri.