(Taiwan-ROC) -- Institut Penelitian Ekonomi Chunghua (CIER) mengumumkan Indeks Pembelanjaan Manajer (Purchasing Managers’ Index PMI) bulan April sebesar 51,7% memperlihatkan kenaikkan menembus angka 50% yang pertama sejak November 2018 ; sedangkan untuk Indeks Belanja Non Manufaktur (Non-Manufacturing Index, NMI) sebesar 55,6%, sudah selama 2 bulan terturut-turut memperlihatkan kenaikan, merupakan perkembangan tercepat sejak Agustus 2018. Ketua CIER, Chen Shih-kuan menganalisa, terutama karena perang dagang Amerika dan Daratan Tiongkok, perlambatan perekonomian Daratan Tiongkok dan memudarnya unsur-unsur yang tidak pasti, membuat sikap manufaktur “tidak pesimis lagi”.
CIER mengumumkan PMI bulan April dengan perkembangan 2,6% menjadi 51,7%, tidak hanya untuk pertama kalinya dalam enam bulan memperlihatkan perkembangan, tetapi juga untuk pertama kalinya sejak Juli 2016 di mana semua indikator mengalami kenaikan, sedangkan untuk NMI bertambah 2,3% menjadi 55,6% telah 2 bulan berturut-turut menunjukkan perkembangan, dan menjadi pertumbuhan tercepat sejak Agustus 2018.
Ketua CIER Chen Shih-kuan menganalisa, pengusaha merasa ketidakpastian perang dagang Amerika Serikat dan Daratan Tiongkok menurun, perlambatan perekonomian Daratan Tiongkok dan kekhawatiran juga berkurang, perencanaan investasi yang sebelumnya ditangguhkan perlahan-lahan kembali pada jalur normal, Industri elektronik dan optik lebih optimis terhadap masa depan, tetapi pengusaha juga menekankan kalau saat ini pesanan hanya kembali pada tingkat normal di kuartal kedua, sikapnya “hati-hati dan tidak pesimis”.
Mengenai PMI beralih menjadi berkembang, indikator pandangan akan 6 bulan selanjutnya juga berubah, apakah ini menunjukkan kalau iklim ekonomi sudah keluar dari masa terpuruk? Chen Shih-kuan beranggapan, saat ini hanya melihat angka untuk satu bulan saja, seharusnya terus mengamati penampilan dari kuartal kedua, untuk tahap ini, masih mustahil untuk mengambil kesimpulan. Chen Shih-kuan mengatakan, “Sehubungan untuk perbandingan PMI hanya bulan ini dan 1 bulan sebelumnya, jadi datar, mengecil atau berkembang, untuk itu kita melihat arah trendnya, tadi saya juga ungkapkan kalau pengusaha menyampaikan sikap hati-hati dan tidak pesimis, kami rasa harus melihat lagi penampilan dari kuartal kedua baru lebih dapat memastikan.”
Pada bagian Non-manufaktur, Chen Shih-kuan mengemukakan, karena indeks transaksi properti April lebih baik dari perkiraan, ditambah dengan meningkatnya tender pekerjaan umum, pihak pengusaha mengatakan bahwa permintaan jangka panjang untuk cloud big data telah keluar, ditambah pada Mei merayakan hari ibu pada bulan Mei, sehingga pandangan industri terkait terhadapa masa depan cukup baik, indeksnya melebih 60%.
Chen Shih-kuan beranggapan, secara keseluruhan, permintaan konsumen dalam negeri tidak sepesimis dari yang dibayangkan, kepercayaan konsumen juga mengalami perbaikan, tetapi sehubungan dengan persaingan ketat, satu-satunya cara yang dapat dilakukan perusahaan adalah terus berinovasi agar dapat merangsang konsumen.