History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Demo Hari Buruh Bergerak dari Jalan Kategalan Taipei

  • 01 May, 2019
  • 曾秀情
Demo Hari Buruh   Bergerak dari Jalan Kategalan Taipei
Demo Hari Buruh Bergerak dari Jalan Kategalan Taipei

(Taiwan-ROC) -- Hari ini 1 Mei adalah Hari Buruh, di mana pada siang hari tadi sejumlah buruh dari berbagai daerah berkumpul di jalan Kategalan untuk melakukan parade, tahun ini permintaannya adalah perbanyak libur, perbanyak jaminan, berharap pemerintah Taiwan dapat memperbaiki situasi dan kondisi dari pekerja di seluruh Taiwan, demo kali ini juga diikuti dengan drama dan paduan suara.

Parade Hari Buruh yang diselenggarakan setahun sekali berlangsung di jalan Kategalan, Taipei, parade tahun ini terbagi atas 4 kelompok besar, dengan kekuatan utama yang dipelopori serikat pekerja industri,  buruh industri swasta dari berbagai kota dan kabupaten, termasuk juga serikat pekerja pelayanan publik nasional, serikat pekerja telekomunikasi, serikat pekerja finansial, ada juga yang serikat kerja yang belakangan ini aktif seperti guru, dokter, perawat, penerbangan, pekerja sosial, outsourcing, kantor pos, LSM, elektronik dan berbagai bidang industri lainnya. 

Sejak tahun 2009, selama 11 tahun berturut-turut para pekerja menggunakan Hari Buruh melakukan parade mulai dari jalan Kategalan menelusuri jalan Gongyuan, Xiangyang, Guanquan, Zhongxiao dan seterusnya hingga kembali lagi ke jalan Kategalan.

Permintaan yang diajukan tahun ini adalah “perbanyak libur, perbanyak jaminan” dengan 9 permintaan seperti menambah hari libur nasional, libur melahirkan sebanyak 90 hari, memasukkan “pengaturan cuti perawatan jangka panjang”, mempertahankan dana pensiun seperti sekarang ini dengan dasar penetapan anuitas dan 4 orang atau kurang diharuskan untuk turut, menggunakan 1 tolok ukur dasar ketenagakerjaan dan menghapus prinsip kewajiban dan tanggung jawab, menentang pekerjaan yang tidak lazim dan mengalihkan tenaga outsourcing menjadi pegawai tetap, menentang peraturan pemberitahuan mogok terlebih dulu dan parade, menjamin partisipasi dari serikat buruh, pendistribusian keuntungan yang adil dan menolak revisi peraturan yang berdampak buruk bagi guru.

Serikat buruh yang memprakarsai kegiatan 1 Mei ini mengemukakan, seharusnya pemerintah menambah hari libur nasional, bukan mengurangi jam kerja pekerja, 1 Mei diubah menjadi hari libur nasional bagi semuanya sementara penambahan cuti melahirkan, memasukan pengaturan cuti perawatan jangka panjang dalam peraturan ketenagakerjaan, semua ini merupakan permintaan yang dilontarkan dalam kegiatan parade hari buruh.

Komentar

Terbarumore