(Taiwan-ROC)-- Asosiasi Pembangkit Listrik Tenaga Angin Taiwan, hari Senin (28/1) mengelar forum pembahasan visi dan tantangan industri pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai Taiwan, mengundang para pakar peneliti dan perwakilan dari berbagai bidang dan organisasi, sehubungan dengan tanggal 30 Januari mendatang Kementerian Ekonomi akan mengelar rapat komite pembelian energy terbarukan untuk peninjauan dan penetapan tinjauan pengembangan tenaga angin lepas pantai yang menjadi perhatian masyarakat, apakah Taiwan akan melepaskan pengembangan ini. Wakil Menteri Ekonomi, Zeng Wen-sheng dalam forum menegaskan, Kementerian Ekonomi tidak pernah beranggapan pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai merupakan suatu hal yang mudah, sementara dunia luar kebanyakan membicarakan tingkat pembelian, tetapi sebenarnya menghadapi tantangan tidak hanya berpatokan pada tingkat biaya, masih banyak unsur lain yang berubah yang harus dipertimbangkan agar dapat mencapai keseimbangan.
Zeng Wen-sheng mengatakan, “Kami mempunyai masalah perekonomian, masalah finansial, masalah industri, masalah hukum, bersamaan itu kami juga harus memperhatikan perubahan-perubahan penting yang ada, mencari sebuah titik keseimbangan, ini merupakan masalah yang harus kami hadapi, sebenarnya selama setahun lebih ini, Kementerian Ekonomi juga mempertimbangkan dan pembangunan pekerjaan terkait.”
Zeng Wen-sheng juga menegaskan, tanggal 30 akan mengelar rapat komite tingkat pembelian tenaga hijau, diperkirakan pada sore hari itu sudah dapat mengumumkan tingkat harga, dan sehubungan dengan kali ini tingkat harga pembangkit listrik tenaga angin lepas pasti menjadi perhatian setiap lapisan masyarakat, maka dalam rapat pemeriksaan kali ini juga akan rapat dengan pengusaha, asosiasi industri, untuk mendengarkan masukan dan respon dari mereka.
Presiden China Steel Corporation (CSC), Wong Chao-dong ketika diwawancarai membeberkan, TaiPower, industri panel merupakan kebanggaan Taiwan, pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai mungkin adalah industri cemerlang berikutnyna, Taiwan seharusnya mempertimbangkan asalkan ada “tenaga listrik angin” tentu ada “industri tenaga listrik angin”, pada awal memerlukan tim luar negeri untuk mengajarkan tetapi apabila industri menginginkan tenaga angin maka perlu untuk melatih tenaga kerja untuk mengoperasikannya, ini merupakan sebuah tantangan besar, terutama target Taiwan adalah dalam 5 tahun bisa terwujud, waktunya hanya separuh dari waktu negara lain, tingkat kesulitan menjadi semakin tinggi, tetapi CSC yang memanggul tugas integrasi proyek ini akan bekerja sama dengan luar negeri agar dapat mengembangkan industri lokal terkait.