(Taiwan, ROC) Era transportasi ramah lingkungan telah tiba, pemerintah setiap tahun menganggarkan subsidi kepada masyarakat untuk pembelian motor listrik, Ditjen Perindustrian Kementerian Perekonomian pada hari Jumat ini (18/1) mengemukakan, pada tahun lalu sebelumnya menganggarkan 572 juta dolar Taiwan, akan tetapi dikarenakan penjualan motor listrik sangat bagus, maka untuk anggaran dana subsidi telah habis, dan akan ditambah dengan 300 juta dolar Taiwan, pada tahun 2018 total penjualan motor listrik sebanyak 78000 buah, dibandingkan dengan tahun 2017, bertambah berkali lipat, bahkan penjualan motor listrik termasuk penjualan terlaris.
Tahun ini Ditjen Perindustrian menganggarkan dana sebilai 603 juta dolar Taiwan, pada bulan Januari 2019 hingga tanggal 18 Januari 2019 memberikan subsidi kepada 4899 pembeli motor listrik, Kepala Divisi Mekanik Ditjen Perindustrian Tung Chien-chiang(童建強) menjelaskan, dikarenakan faktor utama dari produsen mempromosikan penjualan motor baru dengan metode lama ganti baru akan mendapatkan bonus dan setiap kabupaten kota menyebarluaskan pemberian subisidi yang diterapkan oleh pemerintah.
Tung Chien-chiang mengatakan 190118-03, “ada kemungkinan pada saat sebelum atau sesudah tahun baru motor lama diganti dengan motor baru, ada beberapa produsen sepeda motor melakukan promo, maka jumlah penjualan motor listrik semakin tinggi, ditambah lagi setiap pemerintah kabupaten kota juga memberikan subsidi tambahan yang terus disebarluaskan, bagi konsumen memanfaatkan kesempatan ini daripada terlambat dan sudah tidak ada subsidi dari pemerintah daerah, maka pembelian sepeda motor dilakukan di awal tahun ini.”
Tung CHien-chiang mengemukakan, beberapa produsen sepeda motor listrik mengeluarkan motor tipe baru, pada paruh akhir tahun masih ada beberapa keluaran tipe motor baru, bersamaan dengan promosi produsen maka menggenjot penjualan sepeda motor listrik, pada tahun ini Kementerian Perekonomian berpandangan optimis untuk subisidi pembelian motor akan melampaui 80.000 buah motor. Di bandingkan dengan tahun lalu, volum penjualan sepeda motor listrik tahun ini melebihi daripada yang diprakirakan, sehingga dana subsidi semakin menipis, maka masih perlu penambahan dana untuk subsidi ini.