History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Industri Mesin pada Tahun ini Diharapkan dapat Terus Meningkat

  • 08 January, 2019
  • 尤繼富
Industri Mesin pada Tahun ini Diharapkan dapat Terus Meningkat
Industri Mesin pada Tahun ini Diharapkan dapat Terus Meningkat

(Taiwan, ROC) --- Nilai ekspor untuk mesin pada tahun lalu diketahui mencetak rekor baru, yakni US$ 27,4 miliar. Namun demikian, tingkat pertumbuhan tahun lalu tidak sesuai dengan yang diharapkan. Asosiasi Permesinan pada Selasa (8/1) mengemukakan konflik perdagangan antar Amerika Serikat dengan Daratan Tiongkok menjadi unsur utama, yang berujung melemahnya jumlah pesanan. Diharapkan pada tahun ini, di tengah semakin menuanya populasi dunia dan masih tingginya permintaan terhadap sektor otomatisasi, diperkirakan ekspor mesin pada tahun 2019 akan meningkat 5% hingga 10%.

Di tengah perang perdagangan antar 2 negara adidaya dan melemahnya ekonomi dunia, industri mesin Taiwan secara bertahap mulai memperlihatkan kestabilannya. Data statistik memperlihatkan nilai ekspor untuk sektor industri mesin Taiwan pada tahun lalu mencapai US$ 27,4 mliar, dengan tingkat pertumbuhan tahunan 7,4%. Berdasarkan laporan ini, Asosiasi Permesinan memperkirakan nilai output pada tahun 2018 meningkat NT$ 800 juta.

Ketua Asosiasi Permesinan Ke Ba-xi (柯拔希) saat menerima wawancara mengemukakan pertumbuhan tahunan untuk nilai ekspor mesin pada tahun lalu tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Hal ini bukan lain disebabkan oleh konflik perdagangan antar AS dengan Daratan Tiongkok. AS diketahui memperoleh keuntungan yang lebih besar, dan kemudian akan berdampak pada jumlah pesanan. Namun jika melihat kondisi saat ini, kedua negara adidaya tersebut bisa dikatakan tidak terlalu mendapatkan keuntungan yang berarti dan dampak ini dikhawatirkan akan meluas.

Namun Ke Ba-xi optimis terhadap perkembangan pada tahun ini. Dia juga memperkirakan tingkat pertumbuhan tahunan ekspor mesin akan meningkat 5% hingga 10%. Ia mengatakan, “Dikarenakan populas dunia yang semakin menua, berkurangnya tenaga kerja dan masih tingginya permintaan akan sektor otomatisasi dan digitalisasi. Atas alasan inilai, permintaan di sektor permesinan tidak akan berubah, khususnya di mesin digitalisasi dan industri 4.0. Hal ini yang akan mendorong produksi mesin-mesin kita. Sehingga saya perkirakan pada tahun ini, akan meningkat 5% hingga 10%”.

Ke Ba-xi menekankan permintaan global terhadap mesin tidak akan berubah dan akan terus bertahan hingga 20 tahun. Meski saat ini, dunia sedang disibukkan dengan isu konflik perdagangan AS-Daratan Tiongkok. Namun isu ini hanya akan berefek pada penundaan pemesanan, bukan pembatalan. Ia melanjutkan kondisi ekonomi di sektor mesin pada kuartal pertama tahun 2019, akan sedikit lebih buruk. Namun demikian, kondisi ini akan berubah menjadi lebih optimis di kuartal kedua.

Komentar

Terbarumore