(Taiwan – ROC) -- Presiden Tsai Ing-wen tanggal 4 Januari berangkat ke KinMen untuk menginstruksikan tugas pencegahan epidemi Asfivirus, Presiden kembali lagi menghimbau agar Daratan Tiongkok bisa transparan dan seharusnya memberikan informasi berdasarkan mekanisme yang ada.
Beberapa hari lalu di pesisir pantai KinMen ditemukan babi mati yang terjangkit Asfivirus, pemerintah tengah bersiaga dan melakukan tugas pencegahan penyebaran epidemi pada tiap-tiap daerah, Presiden Tsai Ing-wen tanggal 4 Januarai secara khusus mendatangi pelabuhan utama 3 jalur kecil KinMen dan bersama dengan Bupati KinMen, Yang Cen-wu untuk memberikan instruksi sekaligus meninjau kerja pencegahan. Presiden Tsai sempat menghentikan langkah kaki ketika melawati mesin sinar X, memastikan pelaksanaan pencegahan epidemi tingkat tinggi yang dilakukan pemerintah KinMen.
Presiden Tsai Ing-wen selain menghimbau masyarakat untuk tidak menganggap remeh terhadap wabah epidemi, warga diingatkan untuk melakukan siap siaga bertempur melawan wabah ini. sehubungan dengan Daratan Tiongkok dari awal hingga akhir tidak berdasarkan mekanisme terkait pelaporan epidemi antar selat Taiwan, untuk itu Presiden Tsai juga kembali menghimbau Daratan Tiongkok.
Presiden Tsai Ing-wen, “Sekali lagi menghimbau Daratan Tiongkok, pada kenyataannya wabah ini sudah tidak terkencali, saya berharap pihak Daratan Tiongkok dapat melakukan pengendalian yang lebih baik dan bisa transparan terhadap epidemi agar kami mendapatkan informasi yang lebih lengkap dan memadai sebagai upaya pencegahan.”
Setelah Pemimpin Daratan Tiongkok Xi Jin-pying menuangkan “Satu Negara Dua Sistem”, wabah epidemi Asfivirus Daratan Tiongkok semakin mengancam Taiwan, untuk itu Presiden Tsai menegaskan, dua masalah ini sangat serius, presiden bertanggungjawab untuk menyatukan kekuatan nasional untuk menghadapinya.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Pihak lawan Antar Selat menuangkan satu negara dua sistem untuk diterima oleh masyarakat Taiwan, selaku partai politik berkuasa atau politikus tentu memiliki sikap serius, menunjukkan ambisi warga Taiwan, dua masalah ini semua sangat serius dan juga harus menghimpun kekuatan warga nasional untuk menghadapinya, saat ini tanggung jawabnya selaku presiden adalah menghimpun dan menyatukan warga nasional untuk bersama-sama menghadapinya.
Terkait dengan Badan Pertanian memberlakukan melarang masuk semua daging babi dan produk lainnya dari KinMen, Presiden Tsai berharap warga setempat dapat memakluminya, beliau tahu pengendalian ini akan membuat ketidakleluasaan, tetapi hal ini demi keamanan kita semua, Tsai yakin setelah dapat dipastikan aman makan Badan Pertanian akan menghapus larangan ini.